Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 03/11/2016, 09:08 WIB
Kontributor Palembang, Berry Subhan Putra

Penulis

PALEMBANG, KOMPAS.com - Derbi Andalas bakal terjadi di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Palembang. Tuan rumah Sriwijaya FC ditantang Semen Padang pada lanjutan TSC 2016, Jumat malam (4/11/2016).

Namun, tim tamu datang dalam kondisi tak terlalu bagus. Para pemain Semen Padang belum bisa melupakan kekalahan 1-3 di kandang saat melawan Arema Cronus, Jumat (28/10/2016). Hal tersebut diakui pelatih kepala Semen Padang, Nil Maizar.

"Secara umum kondisi fisik pemain baik, tetapi mental masih belum pulih 100 persen, karena kalah di kandang. Jadi rekor tak terkalahkan terhenti," paparnya.

Dalam lawatan ini, Semen Padang berkekuatan 18 pemain. Nil pun memasang target meraih kemenangan, seperti yang pernah dilakukan Bhayangkara FC.

"Keinginkan kami mengambil 3 poin dalam pertandingan ini. Bhayangkara FC saja bisa menang 4-0. Sepak bola tidak ada yang tidak mungkin," katanya.

Ambisi meraih 3 poin yang dicanangkan pelatih berusia 46 tahun ini cukup beralasan. Semen Padang butuh poin penuh demi mendongkrak posisi mereka menuju papan atas klasemen sementara.

Ya, Kabau Sirah, julukan Semen Padang, saat ini menempati peringkat ke-8 dengan 38 poin dari 26 laga. Sedangkan Sriwijaya FC di posisi ke-5 dengan 43 poin.

"Kerja keras dan serius di lapangan menjadi kunci utama tim selama ini agar memenangkan laga," tuturnya.

Sementara itu, pelatih kepala Sriwijaya FC, Widodo Cahyono Putro, mengatakan bahwa timnya bakal bermain habis-habisan melawan Semen Padang. Mereka pun memasang target menang sekaligus membalas kekalahan 1-2 pada putaran pertama di stadion H Agus Halim.

"Strategi sudah kami siapkan saat melawan Semen Padang. Target adalah meraih tiga poin. jadi pertandingam bakal berjalan seru," ujarnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com