Kompas.com - 03/11/2016, 07:00 WIB
Manajer Tottenham Hotspur, Mauricio Pochettino, menyaksikan timnya bertanding melawan Bayer Leverkusen, pada ajang Liga Champions di Stadion Wembley, Rabu (2/11/2016) waktu setempat. ADRIAN DENNIS/AFPManajer Tottenham Hotspur, Mauricio Pochettino, menyaksikan timnya bertanding melawan Bayer Leverkusen, pada ajang Liga Champions di Stadion Wembley, Rabu (2/11/2016) waktu setempat.
|
EditorNugyasa Laksamana

LONDON, KOMPAS.com - Tottenham Hotspur secara mengejutkan kalah 0-1 saat menjamu Bayer Leverkusen, pada ajang Liga Champions di Stadion Wembley, Rabu (2/11/2016) waktu setempat.

Tottenham ditaklukkan Leverkusen lewat gol  Kevin Kampl pada menit ke-65.

Hasil ini tentu sangat mengecewakan bagi Tottenham. Pasalnya, langkah mereka untuk lolos ke babak 16 besar menjadi kian sulit.

Tottenham turun satu posisi pada klasemen Grup E. Mereka kini menduduki urutan ketiga dengan perolehan empat poin.

Sementara itu, Monaco berada di posisi pertama dengan delapan poin, disusul Leverkusen di peringkat kedua yang mengoleksi enam angka.

Berdasarkan statistik resmi UEFA, Tottenham sebetulnya tampil mendominasi dengan catatan 58 persen penguasaan bola.

Selain itu, Tottenham dan Leverkusen pun sama-sama menorehkan dua tembakan tepat sasaran. Namun, dewi fortuna rupanya belum berpihak kepada tuan rumah.

"Kami bermain buruk. Tak ada yang perlu dikatakan soal Wembley, kami tampil buruk," kata Manajer Tottenham, Mauricio Pochettino, seperti dilansir BBC Sport.

"Jika kita analisis permainan tadi, kami menciptakan jumlah peluang yang sama, dan kami unggul secara penguasaan bola. Namun, kami tetap sulit mencetak gol," tutur Pochettino.

Kekalahan dari Leverkusen memperpanjang tren tanpa kemenangan Tottenham. Mereka sudah gagal menang dalam enam laga beruntun di seluruh kompetisi.

Pasukan Pochettino terakhir kali menang pada laga Premier League kontra Manchester City, di Stadion White Hart Lane, 2 Oktober 2016. Kala itu, Tottenham menang 2-0.

"Kami tentu perlu meningkatkan dan mengubah beberapa hal. Kami sedang mengalami momen yang buruk," ucap Pochettino.

Tottenham masih punya peluang untuk lolos ke babak 16 besar Liga Champions. Meski begitu, mereka perlu melewati jalan terjal.

Pada partai Liga Champions selanjutnya, Tottenham bakal bertandang ke markas Monaco (22 November), dan menjamu tim juru kunci, CSKA Moskva (7 Desember).



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Juventus Sedang Kritis, Bagaimana Nasib Pirlo dan Ronaldo?

Juventus Sedang Kritis, Bagaimana Nasib Pirlo dan Ronaldo?

Liga Italia
Mengapa Jersey Utama Manchester City Berwarna Biru Langit?

Mengapa Jersey Utama Manchester City Berwarna Biru Langit?

Sports
Kritik Pedas pada Wacana Perubahan Regulasi yang Bikin Gaduh

Kritik Pedas pada Wacana Perubahan Regulasi yang Bikin Gaduh

Liga Indonesia
Daftar 14 Tim Penghancur Juventus di Stadion Allianz, AC Milan Lakon Terbaru

Daftar 14 Tim Penghancur Juventus di Stadion Allianz, AC Milan Lakon Terbaru

Liga Italia
Meski Peluang Menipis, Barcelona Belum Menyerah Kejar Titel Liga Spanyol

Meski Peluang Menipis, Barcelona Belum Menyerah Kejar Titel Liga Spanyol

Liga Spanyol
Ranking BWF, Marcus/Kevin dkk 'Gagal' Buru Poin Usai Malaysia Open Ditunda

Ranking BWF, Marcus/Kevin dkk "Gagal" Buru Poin Usai Malaysia Open Ditunda

Badminton
Gara-gara Hal Ini, Solskjaer Dibilang Tak Percaya dengan Paul Pogba

Gara-gara Hal Ini, Solskjaer Dibilang Tak Percaya dengan Paul Pogba

Liga Inggris
Edinson Cavani Perpanjang Kontrak di Man United sampai 2022

Edinson Cavani Perpanjang Kontrak di Man United sampai 2022

Liga Inggris
Juventus Terancam Lenyap dari Serie A jika Tak Mundur dari Super League

Juventus Terancam Lenyap dari Serie A jika Tak Mundur dari Super League

Liga Italia
Ketika Legenda MotoGP Diminta Bujuk Valentino Rossi agar Pensiun...

Ketika Legenda MotoGP Diminta Bujuk Valentino Rossi agar Pensiun...

Motogp
Sapri Pantun Meninggal Dunia, Sempat Dukung Persija Sebelum Final Piala Menpora

Sapri Pantun Meninggal Dunia, Sempat Dukung Persija Sebelum Final Piala Menpora

Liga Indonesia
Ingin Atasi Stunting demi Cetak Atlet Berprestasi, Menpora Teken MoU dengan BKKBN

Ingin Atasi Stunting demi Cetak Atlet Berprestasi, Menpora Teken MoU dengan BKKBN

Sports
Persaingan Liga Spanyol Memanas, Barcelona Butuh Keajaiban untuk Juara

Persaingan Liga Spanyol Memanas, Barcelona Butuh Keajaiban untuk Juara

Liga Spanyol
Usai Dibuat Malu AC Milan, Juventus Tetap Setia kepada Andrea Pirlo

Usai Dibuat Malu AC Milan, Juventus Tetap Setia kepada Andrea Pirlo

Liga Italia
Shin Tae-yong 'Hajar' Pemain Timnas dari Segi Fisik, Apa Pentingnya?

Shin Tae-yong "Hajar" Pemain Timnas dari Segi Fisik, Apa Pentingnya?

Sports
komentar di artikel lainnya
Close Ads X