Absen dalam Laga "El Clasico", Hariono Menyesal

Kompas.com - 02/11/2016, 07:27 WIB
Gelandang bertahan Persib Bandung Hariono saat menjalani latihan di Lapangan Football Plus, Kabupaten Bandung Barat, Kamis (28/4/2016). KOMPAS.com/DENDI RAMDHANIGelandang bertahan Persib Bandung Hariono saat menjalani latihan di Lapangan Football Plus, Kabupaten Bandung Barat, Kamis (28/4/2016).
|
EditorAloysius Gonsaga AE

BANDUNG, KOMPAS.com - Gelandang jangkar Persib Bandung, Hariono, terpaksa harus absen dalam laga panas melawan Persija Jakarta di Stadion Manahan, Solo, Sabtu (5/11/2016).

Seperti diketahui, gelandang berambut gondrong itu terkena akumulasi kartu kuning saat Maung Bandung menahan imbang PSM Makassar pekan lalu. Dikutip dari situs resmi klub, Hariono mengaku menyesal tak bisa bertarung bersama rekannya dalam laga el clasico tersebut.

"Nyesel juga dapat kartu kuning kemarin. Padahal, saya menunggu pertandingan besok (Persija)," kata Hariono, Selasa (1/11/2016).

Pemain kelahiran Sidoarjo itu mengaku sangat berhasrat untuk menuntaskan dendam pada putaran pertama. Saat itu, Persib harus puas ditahan imbang Persija di kandang sendiri.

"Aromanya beda saja saat main di kandang lawan, dan mereka (Persija) bisa curi poin di kandang kami kemarin. Tetapi gimana lagi, sudah konsekuensinya," ujarnya.

Kendati harus duduk di bangku penonton, Hariono mengaku percaya rekan-rekannya mampu mencuri poin dalam laga tensi tinggi itu.

"Saya selalu percaya kepada tim ini dan kerja keras teman-teman. Saya minta maaf tidak bisa ikut bermain dan hanya bisa membantu lewat doa," tandasnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X