Kompas.com - 25/10/2016, 21:10 WIB
Mantan manajer Manchester United, Sir Alex Ferguson. Dok. BBCMantan manajer Manchester United, Sir Alex Ferguson.
|
EditorAloysius Gonsaga AE

 
MANCHESTER, KOMPAS.com - Sir Alex Ferguson mengungkapkan bahwa kegagalan membawa Manchester United lolos ke final Liga Champions musim 2001-2002 menjadi sebuah penyesalan terbesar bagi pelatih asal Skotlandia dalam kariernya bersama Setan Merah.

Saat itu, The Red Devils disingkirkan Bayern Leverkusen pada babak semifinal. Pada pertemuan pertama yang digelar di Old Trafford, Manchester United hanya bermain 3-3 dengan Bayer Leverkusen.

Ruud van Nistelrooy dan kawan-kawan kemudian hanya bermain imbang 1-1 di kandang Bayer Leverkusen. Dengan agregat 3-3, Manchester United gagal melaju ke final karena kalah agresivitas gol tandang.

Fergie pun harus mengubur impiannya meraih gelar Liga Champions di tanah kelahirannya. Partai final yang digelar di Hampden Park, Glasgow, dimenangkan Real Madrid setelah mengalahkan Leverkusen dengan skor 2-1.

"Itu satu-satunya penyesalan yang sangat dalam karena gagal membawa Manchester United ke final 2002. Seluruh tim berusaha lolos ke final di Glasgow tetapi kami kalah dari Leverkusen pada babak semifinal," kata Ferguson.

Fergie pun merasa timnya dinaungi ketidakberuntungan sebelum pertandingan melawan Leverkusen.

"Menjelang final di Hampden, saya diminta ke Glasgow dan mencari hotel. Saya kemudian pergi dan mencari hotel yang ideal bagi kami. Saya kembali dari Glasgow dan saya mengatakan, 'Saya tak menyukainya, mengapa saya harus melakukan ini?' Kemudian kami kalah di semifinal tetapi itulah hidup," ujarnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Fergie membesut Manchester United selama 27 tahun, sebelum memutuskan meninggalkan Old Trafford pada 2013. Dalam kurun waktu tersebut, Fergie 2 kali mempersembahkan gelar Liga Champions pada 1998-1999 dan 2007-2008.  



Sumber GOAL
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.