Mengapa Gabigol Jarang Main?

Kompas.com - 23/10/2016, 06:31 WIB
Gabriel Barbosa membela Inter Milan saat melawan Bologna pada partai Serie A di Stadion Giuseppe Meazza, 25 September 2016. GIUSEPPE CACACE/AFPGabriel Barbosa membela Inter Milan saat melawan Bologna pada partai Serie A di Stadion Giuseppe Meazza, 25 September 2016.
|
EditorJalu Wisnu Wirajati

MILAN, KOMPAS.com - Pelatih Inter Milan, Frank de Boer, menjawab pertanyaan terkait alasan Gabriel Barbosa jarang diturunkan.

Penyerang beralias Gabigol itu ditebus oleh Inter dengan biaya 29,5 juta euro (sekitar Rp 419,5 miliar) pada bursa transfer musim panas 2016.

Harga mahal tersebut tidak berbanding lurus dengan jatah bermain untuk Gabigol. Sang pemain cuma diturunkan 18 menit dalam empat pertandingan Serie A.

Apa yang salah dengan pemain berusia 20 tahun itu?

"Intensitas sepak bola Italia lebih tinggi dibandingkan Brasil. Dia perlu beradaptasi terlebih dahulu dengan sepak bola Italia," kata De Boer.

Tidak cuma Gabigol, pemain bernama besar seperti Geoffrey Kondogbia dan Stefan Jovetic juga jarang mendapatkan kesempatan sebagai starter.

"Skuad ini terbentuk dari begitu banyak pemain. Sebuah hal lumrah apabila Anda yang bermain tidak merasa senang. Namun, saya harus memilih," tutur De Boer.

Berikutnya, Inter akan melawan Atalanta pada lanjutan Serie A di Stadion Atleti Azzurri d'Italia, Minggu (23/10/2016).

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X