Kompas.com - 22/10/2016, 09:33 WIB
Selebrasi gelandang Manchester United, Paul Pogba (tengah), setelah mencetak gol pada pertandingan Grup A Liga Europa melawan Fenerbahce, Kamis (20/10/2016). OLI SCARFF / AFPSelebrasi gelandang Manchester United, Paul Pogba (tengah), setelah mencetak gol pada pertandingan Grup A Liga Europa melawan Fenerbahce, Kamis (20/10/2016).
|
EditorAloysius Gonsaga AE


LONDON, KOMPAS.com - Pertandingan Premier League antara Chelsea dan Manchester United di Stamford Bridge, Minggu (23/10/2016), bakal menjadi momen reuni pelatih Antonio Conte dengan Paul Pogba.

Conte sudah membesut Juventus saat Pogba memutuskan meninggalkan Manchester United untuk bergabung dengan si Nyonya Besar pada 2012.

Tidak bisa dimungkiri pula Conte memiliki peran penting menjadikan Pogba sebagai salah satu gelandang terbaik dunia.

Praktis, Conte hanya 2 musim bekerja sama dengan Pogba karena dia memutuskan membesut tim nasional Italia pada 2014.

Sementara bersama Manchester United, Pogba masih kesulitan untuk tampil konsisten. Hanya saja, Pogba memberikan alarm bahaya jelang melawan Chelsea.

Gelandang asal Perancis tersebut berhasil memukau publik Old Trafford dengan mencetak 2 gol dalam pertandingan Liga Europa melawan Fenerbahce, Kamis (20/10/2016). Laga itu pun dimenangi Manchester United dengan skor 4-1.

Conte yakin Pogba bakalan sukses di Manchester United karena dia adalah pemain fantastis. Namun, Conte mengharapkan kesuksesan Pogba tersebut bisa dicapainya seusai melawan Chelsea.

"Kembali ke Manchester United adalah impiannya. Saya berharap yang terbaik tetapi hanya setelah pertandingan (melawan Chelsea)," tutur Conte.

Meski begitu, Conte mengaku tak ingin fokus kepada Pogba saja. Di mata pelatih asal Italia tersebut, timnya harus mewaspadia Man United secara keseluruhan.

"Ada banyak pemain luar biasa seperti Zlatan Ibrahimovic dan saya menilai dia adalah pemain fantastis. Ada banyak pemain sehingga kami harus mewaspadai mereka semua. Kami harus menemukan solusi tepat saat tanpa atau menguasai bola," kata Conte.

Conte kemudian menjawab kapabilitas tim saat melawan tim besar. Maklum, The Blues sebelumnya menelan kekalahan saat melawan Liverpool (1-2) dan Arsenal (0-3).

"Saya ingin melihat kemajuan usai melawan Arsenal dan Liverpool. Saya yakin soal ini. Saya telah melihat komitmen yang fantastis pada pekan ini," jelas Conte. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Prediksi Line Up Timnas Indonesia Vs Timor Leste: Potensi Panggung Debut Garuda Belia

Prediksi Line Up Timnas Indonesia Vs Timor Leste: Potensi Panggung Debut Garuda Belia

Liga Indonesia
Link Live Streaming Liga 1, Persita Vs Persija Jakarta dan Persib Vs Persikabo

Link Live Streaming Liga 1, Persita Vs Persija Jakarta dan Persib Vs Persikabo

Liga Indonesia
Kisah Neville Ajak Gerrard Gabung Man United dan Langsung Ditolak dalam 30 Detik

Kisah Neville Ajak Gerrard Gabung Man United dan Langsung Ditolak dalam 30 Detik

Liga Inggris
Piala Afrika 2021, Kondisi Terkini Sadio Mane Usai Alami Benturan Kepala

Piala Afrika 2021, Kondisi Terkini Sadio Mane Usai Alami Benturan Kepala

Internasional
Presiden Joko Widodo Kembali Kirim Pesan kepada Shin Tae-yong

Presiden Joko Widodo Kembali Kirim Pesan kepada Shin Tae-yong

Liga Indonesia
Kontroversi Piala Afrika: 8 Korban Tewas, Wasit, hingga Diskriminasi

Kontroversi Piala Afrika: 8 Korban Tewas, Wasit, hingga Diskriminasi

Internasional
Ketika Sean Gelael Tegur Jerome Polin soal Pebalap Indonesia...

Ketika Sean Gelael Tegur Jerome Polin soal Pebalap Indonesia...

Sports
Lee Zii Jia: Berseteru dengan BAM, Dilarang Berkompetisi 2 Tahun, Kini Diizinkan Jadi Profesional

Lee Zii Jia: Berseteru dengan BAM, Dilarang Berkompetisi 2 Tahun, Kini Diizinkan Jadi Profesional

Badminton
Persita Vs Persija Jakarta, Andritany Sadar Tim Sedang Tidak Baik-baik Saja

Persita Vs Persija Jakarta, Andritany Sadar Tim Sedang Tidak Baik-baik Saja

Liga Indonesia
Diterapkan Shin Tae-yong di Timnas Indonesia, Apa Itu Inverted Full-back?

Diterapkan Shin Tae-yong di Timnas Indonesia, Apa Itu Inverted Full-back?

Sports
Buntut Tragedi Berdarah di Stadion, Venue Perempat Final Piala Afrika Dipindahkan

Buntut Tragedi Berdarah di Stadion, Venue Perempat Final Piala Afrika Dipindahkan

Internasional
Pengalengan, Calon Lokasi Pelatnas Atletik Indonesia

Pengalengan, Calon Lokasi Pelatnas Atletik Indonesia

Sports
PB PASI dan Kementerian PUPR Kerja Sama Pengembangan Atletik di Indonesia

PB PASI dan Kementerian PUPR Kerja Sama Pengembangan Atletik di Indonesia

Sports
Lolos ke Semifinal Australia Open, Rafael Nadal Dituding Dibantu Wasit

Lolos ke Semifinal Australia Open, Rafael Nadal Dituding Dibantu Wasit

Sports
Faktor yang Paling Berpengaruh dalam Gerakan Sikap Lilin

Faktor yang Paling Berpengaruh dalam Gerakan Sikap Lilin

Sports
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.