Kompas.com - 22/10/2016, 06:26 WIB
Gelandang Real Madrid, Luka Modric, sedang menjalani pemanasan menjelang partai Liga Champions kontra Borussia Dortmund, di Signal Iduna Park, 27 September 2016. ODD ANDERSEN/AFPGelandang Real Madrid, Luka Modric, sedang menjalani pemanasan menjelang partai Liga Champions kontra Borussia Dortmund, di Signal Iduna Park, 27 September 2016.
|
EditorAloysius Gonsaga AE

MANCHESTER, KOMPAS.com - Ryan Giggs menyarankan Manchester United untuk berupaya merekrut gelandang Real Madrid, Luka Modric. Sebab, Modric dinilai Giggs memiliki gaya permainan serupa Paul Scholes.

Bukan rahasia lagi bahwa Scholes merupakan pemain penting bagi Manchester United era kepelatihan Sir Alex Ferguson pada periode 1992-2011.

Saking vitalnya, Scholes sampai kembali dari masa pensiunnya pada Januari 2012, hingga benar-benar menyudahi karier sepak bolanya pada Juli 2013.

Sejak kehilangan Scholes pada 2013, lini tengah Manchester United seakan kehilangan rohnya. Bahkan, mereka juga belum sanggup lagi memenangi trofi Premier League.

Pada bursa transfer musim panas 2016, Manchester United mendatangkan Paul Pogba dari Juventus dengan banderol 89 juta poundsterling (sekitar Rp 1,4 triliun).

Namun, kehadiran gelandang termahal dunia tersebut belum bisa menjadi solusi bagi lini tengah Manchester United.

Oleh karena itulah, Giggs yang sempat menjadi asisten Louis van Gaal di Old Trafford hingga Juni 2016, menyarankan Manchester United untuk memboyong Modric.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pasalnya, Giggs meyakini Modric sebagai gelandang yang memiliki karakter permainan serupa Scholes.

"Kini, Kroasia juga kuat. Mereka punya Mario Mandzukic, Ivan Rakitic, dan Luka Modric yang merupakan pemain favorit saya. Bagi saya, Modric adalah suksesor Paul Scholes," ujar Giggs saat menghadiri acara UEFA di Zagreb, Kroasia, Jumat (21/10/2016).

"Saya akan sangat bahagia jika Modric datang ke Manchester United. Jika saya bisa menentukan, saya akan membawanya ke Manchester United," tutur Giggs.

Apa yang diutarakan oleh Giggs memang tak keliru. Saat ini, Modric merupakan salah satu pilar penting bagi Real Madrid.

Selama memperkuat klub raksasa Spanyol tersebut, Modric telah menorehkan 180 penampilan, serta sukses membukukan 11 gol dan 27 assist.

Melihat pencapaian gemilang Modric di Real Madrid, tentu tak akan mudah bagi Manchester United untuk merekrutnya. Terlebih lagi, kontrak Modric baru berakhir pada Juni 2020.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.