Kompas.com - 17/10/2016, 08:21 WIB
Penyerang Inter Milan, Mauro Icardi, tampil dalam laga Serie A kontra Cagliari di Stadion Giuseppe Meazza, Minggu (16/10/2016). GIUSEPPE CACACE/AFPPenyerang Inter Milan, Mauro Icardi, tampil dalam laga Serie A kontra Cagliari di Stadion Giuseppe Meazza, Minggu (16/10/2016).
|
EditorJalu Wisnu Wirajati

MILAN, KOMPAS.com - Sekitar 40 suporter ultras Inter Milan dilaporkan berupaya menyerang mobil Mauro Icardi yang terparkir di depan rumahnya, serta memajang spanduk bertuliskan kalimat mengancam.

Hubungan antara Icardi dan para suporter Inter sedang memanas akibat isi buku otobiografi sang pemain yang berjudul 'Sempre Avanti'.

Dalam buku tersebut, Icardi mengisahkan pengalamannya saat harus bersitegang dengan sekelompok suporter ultras setelah Inter kalah 1-3 dari Sassuolo pada Februari 2015.

Icardi pun menuliskan pernyataan kontroversial yang berbunyi bahwa dia siap memanggil ratusan kriminal asal Argentina jika mendapatkan serangan sekelompok suporter.

Tak pelak, para suporter langsung tersulut emosi. Mereka menganggap Icardi telah memutarbalikkan fakta, serta dituntut untuk melepaskan jabatannya sebagai kapten tim.

Bahkan, kini situasinya kian tak terkendali. Menurut stasiun televisi setempat, 7Gold, sejumlah suporter sempat mendatangi rumah Icardi dan berupaya menyerang mobil sang pemain seusai kekalahan 1-2 Inter dari Cagliari, Minggu (15/10/2016).

Di lokasi serupa, para suporter juga memasang spanduk bertuliskan kalimat yang menantang Icardi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Kami ada di sini. Di manakah teman-teman Argentinamu? Apakah kamu akan memberi tahu kami, atau justru bertindak seperti seorang pengecut?" demikian bunyi pernyataan di spanduk tersebut.

Berdasarkan penuturan seorang saksi mata di lokasi, para suporter akhirnya pergi ketika petugas keamanan bersenjata tampak mendampingi Icardi menuju ke kediamannya.

"Tidak terjadi hal apa pun saat kami tiba di rumah. Kami masuk ke rumah tanpa masalah," ujar istri Icardi, Wanda Nara, kepada FCInter1908.

Akibat perseteruannya dengan para suporter, status Icardi sebagai kapten Inter pun benar-benar terancam.

Pihak klub dikabarkan bakal segera menemui Icardi untuk membicarakan hal tersebut.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.