Kompas.com - 13/10/2016, 10:21 WIB
Gelandang Bayern Muenchen, Franck Ribery. CHRISTOF STACHE / AFPGelandang Bayern Muenchen, Franck Ribery.
|
EditorAnju Christian

KOMPAS.com - Pemain sayap Bayern Muenchen, Franck Ribery, menolak tudingan bahwa dirinya adalah pemain "kotor".

Pada musim 2016-2017, Ribery kerap disorot karena terlibat konfrontasi dengan pemain lawan, mulai dar Felipe Melo, Felix Passlack, dan Nicolai Mueller.

Akibatnya, pemain asal Perancis itu dikritik oleh pelatih Carlo Ancelotti dan kapten Philipp Lahm. Ribery diminta untuk meredam emosinya di lapangan demi menghindari risiko kartu kuning atau bahkan merah.

Imbauan tersebut diamini oleh Ribery. Namun, dia mengaku tidak pernah berusaha mencederai lawan.

"Saya ingin mengklarifikasi bahwa saya bukan pemain kotor. Saya terkadang kehilangan ketenangan, tetapi hanya ketika pemain coba mencederai saya," tutur Ribery kepada Bild.

"Saya pun tidak memiliki keinginan untuk menyakiti siapa pun. Segalanya pasti dilupakan semenit setelahnya," ucap dia.

Terlepas dari sejumlah kontroversi, Ribery masih menjadi bagian vital di lini tengah Bayern. Dia melakoni sembilan laga pada musim 2016-2017 yang dihiasi catatan dua gol dan delapan assist.

Berikutnya, Bayern akan melawan Eintracht Frankfurt pada partai lanjutan Bundesliga di Commerzbank Arena, Sabtu (15/10/2016).


Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Sumber SportBild
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Klasemen Liga Champions, Barcelona dan AC Milan Juru Kunci Tanpa Poin

Klasemen Liga Champions, Barcelona dan AC Milan Juru Kunci Tanpa Poin

Liga Champions
Peraih Medali Emas Paralimpiade Tokyo 2020 Sambut Kebijakan Peparnas XVI

Peraih Medali Emas Paralimpiade Tokyo 2020 Sambut Kebijakan Peparnas XVI

Sports
Timnas U-23 Indonesia Vs Tajikistan, 5 Bomber Shin Tae-yong Lengkap

Timnas U-23 Indonesia Vs Tajikistan, 5 Bomber Shin Tae-yong Lengkap

Liga Indonesia
Cerita Lazio Terkendala Beleid Pemerintah Italia

Cerita Lazio Terkendala Beleid Pemerintah Italia

Liga Italia
Usai PON XX, Papua Gelar Peparnas XVI

Usai PON XX, Papua Gelar Peparnas XVI

Sports
Ronaldo Bukan Pengkhianat, Takkan Pindah ke Man City atau Barcelona

Ronaldo Bukan Pengkhianat, Takkan Pindah ke Man City atau Barcelona

Liga Inggris
Fakta Gemilang Wakil Indonesia di Piala Thomas dan Uber: Shesar Sempurna, Putri KW...

Fakta Gemilang Wakil Indonesia di Piala Thomas dan Uber: Shesar Sempurna, Putri KW...

Badminton
Prediksi Line Up Timnas U23 Indonesia Vs Tajikistan, Menanti Aksi Bagus Kahfi di Skuad Garuda Muda

Prediksi Line Up Timnas U23 Indonesia Vs Tajikistan, Menanti Aksi Bagus Kahfi di Skuad Garuda Muda

Liga Indonesia
Piala Thomas 2020, Pujian Tunggal Putra China untuk Anthony Ginting

Piala Thomas 2020, Pujian Tunggal Putra China untuk Anthony Ginting

Badminton
Ada Pembatasan Atlet di Peparnas XVI Papua

Ada Pembatasan Atlet di Peparnas XVI Papua

Sports
Pukulan 'Aneh' Ginting Buka Jalan Indonesia ke Podium Juara Piala Thomas

Pukulan "Aneh" Ginting Buka Jalan Indonesia ke Podium Juara Piala Thomas

Badminton
Usai Lompat ke Bahu Joaquin Correa dan Diganjar Kartu Merah, Luiz Felipe Buka Suara

Usai Lompat ke Bahu Joaquin Correa dan Diganjar Kartu Merah, Luiz Felipe Buka Suara

Liga Italia
'Happy Ending' di Aarhus dan Gongjin!

"Happy Ending" di Aarhus dan Gongjin!

Badminton
Kisah Pertemuan Pertama Francesco Bagnaia dengan Valentino Rossi

Kisah Pertemuan Pertama Francesco Bagnaia dengan Valentino Rossi

Sports
Isi Hati Marcus Gideon dan Fajar Alfian Usai Merah Putih Tak Berkibar di Podium Piala Thomas

Isi Hati Marcus Gideon dan Fajar Alfian Usai Merah Putih Tak Berkibar di Podium Piala Thomas

Badminton
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.