Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 18/09/2016, 07:42 WIB
|
EditorJalu Wisnu Wirajati

HULL, KOMPAS.com - Manajer Arsenal, Arsene Wenger, turut mempertanyakan keputusan Alexis Sanchez mengambil penalti saat melawan Hull City, Sabtu (17/9/2016).

Dalam partai lanjutan Premier League di Stadion Kingston Communications itu, Arsenal menang dengan skor 4-1. Dua dari empat gol mereka diciptakan oleh Sanchez.

Hanya, Sanchez malah dikritik karena maju sebagai eksekutor penalti pada menit ke-40. Pemain asal Cile itu gagal menunaikan tugasnya.

"Kami tidak merencanakan Sanchez untuk mengambil penalti. Saya pun tidak memahami mengapa ini bisa terjadi. Hal serupa tidak boleh terulang lagi," kata Wenger.

Eksekutor utama Arsenal memang bukan Sanchez, melainkan Santi Cazorla. Rapor Cazorla dari titik putih juga tidak menunjukkan masalah.

Cazorla mampu mencetak gol lewat penalti dalam dua pertandingan musim ini, yaitu saat melawan Watford, 27 Agustus 2016, dan Southampton, 10 September 2016.

Polemik eksekutor bukanlah satu-satunya sumber kebingungan Wenger. Dia turut memendam keraguan terhadap gol pertama Arsenal.

Tim berjulukan The Gunners membuka skor berkat tendangan Alex Iwobi yang sempat membentur Sanchez pada menit ke-17.

Setelah bola bersarang di gawang, Sanchez dan Iwobi terlihat melakukan perayaan secara terpisah. Pada akhirnya, nama Sanchez tercatat di papan skor.

"Seratus persen, saya meyakini gol itu menjadi milik Iwobi. Namun, Sanchez menyatakan bahwa sudah mencetak gol," kata Wenger.

Terlepas dari dua insiden yang membingungkannya, Wenger tetap mengapresiasi kemenangan timnya atas Hull City.

Maklum, hasil ini mendongkrak posisi The Gunners. Kini, mereka bertengger di posisi ketiga dengan koleksi sepuluh poin atau terpaut lima angka dari Manchester City selaku pemuncak tabel.

Arsenal sempat berada di posisi kedua selama dua jam. Namun, status itu lantas direbut Everton yang menang 3-1 atas Middlesbrough. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Sumber BBC
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+