Kompas.com - 16/09/2016, 02:31 WIB
Bek Manchester United, Eric Bailly (kiri), berduel dengan gelandang Feyenoord, Nicolai Jorgensen (kedua dari kiri), dalam laga penyisihan grup Liga Europa di Stadion Feyenoord, Kamis (15/9/2016) waktu setempat. EMMANUEL DUNAND/AFPBek Manchester United, Eric Bailly (kiri), berduel dengan gelandang Feyenoord, Nicolai Jorgensen (kedua dari kiri), dalam laga penyisihan grup Liga Europa di Stadion Feyenoord, Kamis (15/9/2016) waktu setempat.
|
EditorNugyasa Laksamana

 

ROTTERDAM, KOMPAS.com — Manchester United harus mengawali langkah mereka di Grup A Liga Europa 2016-2017 dengan kekalahan. Bermain di Stadion Feijenoord, Kamis (15/9/2016) atau Jumat dini hari WIB, Setan Merah tumbang 0-1 setelah menyimpan beberapa pemain pentingnya.

Man United sejak awal telah mengumumkan tidak membawa beberapa pemain penting, seperti Wayne Rooney dan Luke Shaw, dalam lawatan mereka ke Rotterdam. Striker Zlatan Ibrahimovic pun disimpan di bangku cadangan sejak menit pertama.

Secara keseluruhan, kedua tim tampil berimbang. Man Untied menguasai bola sedikit lebih banyak, yaitu 53 persen, ketimbang tim tuan rumah.

Dari segi percobaan ke arah gawang lawan, Man United memiliki jumlah yang lebih banyak. Namun, peluang tepat sasaran terbanyak dimiliki oleh Feyenoord.

Total, Man United memiliki 16 kali percobaan ke gawang lawan. Namun, hanya ada tiga yang tepat mengarah ke sasaran dan tidak terlalu membahayakan pertahanan Feyenoord.

Sedangkan pada sepanjang pertandingan, Feyenoord memiliki delapan percobaan ke gawang Man United yang tiga di antaranya on target.

Dua di antara tiga tendangan tepat sasaran Man United didapat melalui eksekusi tendangan bebas Paul Pogba dan Ibrahimovic. Kedua peluang tersebut pun tidak terlalu mengancam kiper Brad Jones dan mampu diamankan dengan mudah.

Hal ini menunjukkan bahwa Man United kesulitan menembus pertahanan Feyenoord melalui skema permainan terbuka. Kombinasi dan kreativitas lini tengah Setan Merah kembali menjadi alasan sulitnya Marcis Rashford dan Ibrahimovic mendapatkan bola-bola matang demi mencetak gol.

Peluang terbaik Man United didapat melalui Anthony Martial pada menit ke-24. Namun, sepakan striker Perancis berusia 20 tahun itu masih sedikit melenceng dari tiang gawang Feyenoord.

Feyenoord yang lebih banyak berada di bawah tekanan pada babak kedua justru mampu mencetak gol pada menit ke-79 melalui sontekan Tonny Trinidad Vilhena.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.