Kompas.com - 12/09/2016, 22:13 WIB
|
EditorAloysius Gonsaga AE

LAMONGAN, KOMPAS.com – Debut Aji Santoso sebagai pelatih kepala Persela Lamongan terwujud di Stadion Surajaya, Lamongan, Senin (12/9/2016) sore WIB. Bersama sang asisten Mustaqim, Aji akhirnya memimpin latihan skuad Persela.

Latihan perdana disambut gembira para pemain tim Laskar Joko Tingkir, yang sebelumnya ditinggal pamit Sutan Harhara dan sang asisten Marwal Iskandar. Nama besar Aji sebagai pemain dan juga pelatih, rupanya menjadi daya tarik para pemain.

"Siapa yang tidak kenal Aji Santoso? Di belantika persepakbolaan nasional, nama Aji sudah dikenal banyak orang sejak masih bermain memperkuat Arema Malang,” ujar penjaga gawang dan juga kapten Persela, Choirul Huda, Senin (12/9/2016).

Selain pernah memperkuat Arema, nama Aji juga pernah menghias tim-tim papan atas sepak bola Tanah Air saat masih aktif sebagai pemain. Di antaranya, Persebaya Surabaya, PSM Makassar, dan juga Persema Malang, serta tentunya, menjadi penggawa Timnas Indonesia pada era 1990 sampai 2000-an.

Setelah mengakhiri masa jayanya sebagai pemain, Aji pun meneruskan kiprahnya di dunia sepak bola dengan menekuni karier sebagai pelatih. Aji tercatat pernah membawa Jawa Timur meraih medali emas pada Pekan Olahraga Nasional (PON).

Dia juga sempat menjadi arsitek Persik Kediri, Persebaya, Persisam Putra Samarinda, dan juga Persema, yang membuat namanya kemudian didapuk sebagai asisten pelatih Timnas Indonesia U-23 pada 2011.

Tidak sekadar asisten, Aji pun sempat merasakan menjadi head coach skuad Garuda, tepatnya Timnas Indonesia U-23 pada pentas SEA Games Myanmar 2013-2014.

"Dengan sederet prestasi dan catatan rekor apik yang pernah ditorehkan coach Aji, saya optimistis, Persela akan bisa lebih baik dalam mengarungi sisa turnamen,” katanya.

Hal senada juga diungkapkan pemain muda potensial Persela yang sempat mengikuti seleksi Timnas Indonesia, Dendy Sulistyawan. Dia berharap, talenta serta tangan dingin Aji mampu membawa tim Laskar Joko Tingkir keluar dari posisi juru kunci klasemen yang ditempati saat ini.

“Semoga saja, dengan datangnya coach Aji, akan lebih mampu membawa Persela bangkit dan meraih hasil yang memuaskan dalam setiap pertandingan yang akan dijalani,” ucap Dendy.

Dalam sesi latihan perdana, Aji juga membawa empat pemain baru yang tengah menjalani seleksi. Dua pemain asing serta dua wajah lokal. Mereka adalah, Alan Emanuel Aciar (mantan bek Persija Jakarta), Paulo (striker asal Brasil), Ahmad Mahrus Bahtiar (mantan penggawa Persegres dan PSIS Semarang), serta Jajang Maulana (eks pemain Sriwijaya FC dan PSM Makassar).

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polri Beri Lampu Hijau, Liga 1 Dilanjutkan 5 Desember 2022

Polri Beri Lampu Hijau, Liga 1 Dilanjutkan 5 Desember 2022

Liga Indonesia
Jadwal 16 Besar Piala Dunia 2022: Brasil Vs Korea Selatan, Portugal Vs Swiss

Jadwal 16 Besar Piala Dunia 2022: Brasil Vs Korea Selatan, Portugal Vs Swiss

Internasional
Ahn Jung-hwan, Penyerang Korea Selatan yang Sukses Kubur Mimpi Italia pada Piala Dunia 2002

Ahn Jung-hwan, Penyerang Korea Selatan yang Sukses Kubur Mimpi Italia pada Piala Dunia 2002

Internasional
Klasemen Grup G Piala Dunia 2022: Brasil Ternoda, Langkah ke 16 Besar Tak Sempurna

Klasemen Grup G Piala Dunia 2022: Brasil Ternoda, Langkah ke 16 Besar Tak Sempurna

Internasional
Tangis Luis Suarez dan Akhir Tragis Uruguay di Piala Dunia 2022

Tangis Luis Suarez dan Akhir Tragis Uruguay di Piala Dunia 2022

Internasional
Daftar Tim Lolos 16 Besar Piala Dunia 2022 Komplet, Swiss Terakhir

Daftar Tim Lolos 16 Besar Piala Dunia 2022 Komplet, Swiss Terakhir

Internasional
Hasil Kamerun Vs Brasil 1-0: Rekor Tim Samba Runtuh, Singa Tangguh Beri Kejutan

Hasil Kamerun Vs Brasil 1-0: Rekor Tim Samba Runtuh, Singa Tangguh Beri Kejutan

Internasional
Hasil Serbia Vs Swiss 2-3: La Nati ke 16 Besar Piala Dunia 2022, Dampingi Brasil

Hasil Serbia Vs Swiss 2-3: La Nati ke 16 Besar Piala Dunia 2022, Dampingi Brasil

Internasional
HT Kamerun Vs Brasil 0-0: Dani Alves Ukir Sejarah, Lapis Dua Tim Samba Buntu

HT Kamerun Vs Brasil 0-0: Dani Alves Ukir Sejarah, Lapis Dua Tim Samba Buntu

Internasional
Babak I Serbia Vs Swiss: Hujan Gol, Klasemen Grup G Belum Berubah

Babak I Serbia Vs Swiss: Hujan Gol, Klasemen Grup G Belum Berubah

Sports
Korea Selatan Vs Portugal, Alasan Ronaldo 'Ngamuk' Usai Ditarik Keluar

Korea Selatan Vs Portugal, Alasan Ronaldo "Ngamuk" Usai Ditarik Keluar

Internasional
Alasan Fans Brasil Kibarkan Spanduk Raksasa Mendoakan Kesembuhan Pele

Alasan Fans Brasil Kibarkan Spanduk Raksasa Mendoakan Kesembuhan Pele

Internasional
3 Wakil Asia di 16 Besar Piala Dunia 2022: Penuh Drama

3 Wakil Asia di 16 Besar Piala Dunia 2022: Penuh Drama

Sports
Alasan Korea Selatan Lolos 16 Besar Piala Dunia 2022 dan Uruguay Gugur

Alasan Korea Selatan Lolos 16 Besar Piala Dunia 2022 dan Uruguay Gugur

Internasional
Klasemen Grup H Piala Dunia 2022: Gol Injury Time Jadi Pembeda Nasib

Klasemen Grup H Piala Dunia 2022: Gol Injury Time Jadi Pembeda Nasib

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.