Kompas.com - 12/09/2016, 06:31 WIB
Penyerang muda Manchester United, Marcus Rashford (kedua dari kiri), merayakan gol pada menit akhir laga ke gawang Hull City, dalam ajang Premier League di KCOM Stadium, Sabtu (27/8/2016). LINDSEY PARNABY/AFPPenyerang muda Manchester United, Marcus Rashford (kedua dari kiri), merayakan gol pada menit akhir laga ke gawang Hull City, dalam ajang Premier League di KCOM Stadium, Sabtu (27/8/2016).
EditorAloysius Gonsaga AE

MANCHESTER, KOMPAS.com - Striker Manchester United, Zlatan Ibrahimovic, menyebut pemain muda Marcus Rashford masih memerlukan waktu untuk semakin berkembang. Ibra pun meminta agar publik harus sabar jika ingin melihat performa terbaik pemain berusia 18 tahun tersebut.

Rashford tampil cukup impresif ketika masih sebagai pemain pengganti dalam derbi Manchester di Old Trafford, Sabtu (10/9/2016). Dalam laga yang berakhir dengan skor 2-1 untuk Manchester City tersebut, Rashford sempat mengoyak jala lawan pada menit ke-70, tetapi gol itu dianulir lantaran Ibra sudah lebih dulu dalam posisi offside.

Meskipun demikian, Ibra menegaskan bahwa tak perlu ada tekanan untuk Rashford, yang memang memiliki kecepatan dan kekuatan nan mumpuni. Mantan striker Paris Saint-Germain ini menyebut suatu saat nanti Rashford akan menjadi pemain seperti yang diharapkan.

"Pertama sekali, dia masih muda, 18 tahun. Dia memiliki banyak waktu," ujar Ibrahimovic kepada situs resmi klub.

"Saya pikir cara pendekatan untuk pemain yang menjadi pembicaraan khalayak tentang bakat dan apa yang bisa dilakukan serta potensinya, adalah dengan mengingat bahwa dia masih memiliki banyak waktu."

"Dia tidak mesti menguasai dunia hari ini. Klub tahu itu. Pelatih pun tahu dan tim juga memahaminya."

Nama Rashford mulai terkenal pada musim lalu, ketika dia mencetak gol dalam debutnya di Premier League, Liga Europa dan tim nasional senior. Atas performanya itu, Rashford pun masuk skuat Inggris untuk Piala Eropa 2016 di Perancis.

Ibra menambahkan bahwa tekanan yang terlalu besar untuk Rashford akan memberikan dampak buruk. Performa sang pemain bukannya tambah bagus, tetapi justru menjadi anjlok.

"Tak perlu terlalu memberikan tekanan kepadanya karena bisa memberikan efek buruk. Seiring perkembangan dari waktu ke waktu, dia akan menggapai segalanya. Ini soal kesabaran," ungkap striker asal Swedia ini.

Pada tengah pekan ini, Manchester United akan kembali bermain di level Eropa. Klub berjulukan Setan Merah ini akan menyambangi markas klub Belanda, Feyenoord, Kamis (15/9), untuk memainkan pertandingan pertama Grup A Liga Europa.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber Reuters
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.