Rencana Moratti Kembali ke Inter

Kompas.com - 08/09/2016, 06:10 WIB
Mantan Presiden Inter Milan, Massimo Moratti. GIUSEPPE CACACE / AFPMantan Presiden Inter Milan, Massimo Moratti.
|
EditorAloysius Gonsaga AE

KOMPAS.com - Massimo Moratti membuka peluang untuk kembali ke Inter Milan. Namun, rencana itu tidak akan direalisasikan Moratti dalam waktu dekat.

Moratti sempat menjabat sebagai Presiden Inter dari 1995 hingga 2013. Jabatan tersebut diambil alih oleh Erick Thohir.

Jejak Moratti di Giuseppe Meazza semakin tidak berbekas setelah dirinya melego 30 persen saham kepada Suning Group pada Juni 2016.

Meskipun kendali klub kini dikuasai oleh pihak asing, Moratti merasa masih bisa berkontribusi.

"Kembali ke Inter? Saya berpikir bahwa ini bukanlah momen yang tepat dan tidak ada rencana dalam waktu dekat. Untuk masa mendatang, hal itu masih bisa terjadi," kata Moratti.

Moratti pun menilai, suporter pantas bersikap optimistis dengan proyek pemilik baru. Di bawah kuasa Suning Group, Inter mendaulat Frank de Boer sebagai pelatih pengganti Roberto Mancini.

Tim berjulukan I Nerazzurri juga berani menggelontorkan uang di pasar transfer. Daftar belanja Inter pada musim panas 2016 turut dihiasi sejumlah nama tenar seperti Antonio Candreva, Joao Mario, dan Gabriel Barbosa.

"Ada banyak pemain baru. Sebuah hal normal ketika muncul pembaruan harapan. Namun, kami harus bersikap sabar, terutama pada awal musim," ucap Moratti.

Awal musim 2016-2017 memang masih jauh dari kata memuaskan untuk Inter. Mereka gagal memenangi dua partai pertama Serie A.

Kompas TV Inter Resmikan Transfer Joao Mario

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X