5 Hal Terkait Pemain Baru Inter Milan, Joao Mario

Kompas.com - 29/08/2016, 07:26 WIB
Gelandang Portugal, Joao Mario (kanan), berduel dengan gelandang Perancis, Paul Pogba, dalam laga final Piala Eropa 2016 di Stade de France, Saint-Denis, 10 Juli 2016. MARTIN BUREAU/AFPGelandang Portugal, Joao Mario (kanan), berduel dengan gelandang Perancis, Paul Pogba, dalam laga final Piala Eropa 2016 di Stade de France, Saint-Denis, 10 Juli 2016.
|
EditorJalu Wisnu Wirajati

MILAN, KOMPAS.com - Inter Milan telah merampungkan transfer Joao Mario dari Sporting CP pada Minggu (28/8/2016).

Inter dikabarkan harus mengucurkan 38 juta poundsterling (sekitar Rp 662 miliar). La Beneamata harus membayar mahal karena gelandang asal Portugal tersebut memiliki kemampuan teknik di atas rata-rata, cerdas, dan visi bermain.

Selain keunggulan itu, ada lima hal yang perlu diketahui soal Mario. Berikut penjabarannya:

1. Joao Mario lahir di Porto dan bergabung dengan akademi FC Porto pada 2002. Dua tahun kemudian ibunya pindah ke Lisbon dan dia memilih bergabung dengan Sporting.

Awalnya, Joao Mario berposisi sebagai bek. Dia kemudian menjadi gelandang saat melakoni debut bersama tim senior Sporting. Saat itu, debutnya tak mengesankan karena Sporting kalah 0-2 dari Lazio pada babak penyisihan grup Liga Europa 2011-2012.

2. Seusai membawa Portugal U-21 menjadi runner-up Piala Eropa U-21 pada 2015, Joao Mario kemudian selalu tampil pada Piala Eropa 2016 hingga puncaknya bermain pada final melawan Perancis di Saint-Denis. Sebuah tempat yang sama saat dia menandai debutnya bersama timnas senior. Saat itu, Portugal kalah 1-2 dari Prancis.

3. Pahlawan Joao Mario adalah Zinedine Zidane. Namun, bukan Zidane atau Rui Costa yang menginspirasikan pilinannya mengenakan nomor punggung 10 di Piala Eropa 2016.

"Itu hanya nomor," jelas Mario. Sementara di Sporting, Mario mengenakan nomor punggung 17.

4. Joao Mario bukan satu-satunya olahragawan di keluarganya. Kakak tertuanya yang berusia 26 tahun, Wilson Eduardo, memperkuat Braga setelah sempat dipinjamkan ke Dinamo Zagreb dan Den Haag.

Sementara adiknya yang berusia 21 tahun, Hugo Eduardo, memperkuat tim futsal, Leoes de Porto Salvo.

5. Joao Mario sempat dipinjamkan ke Setubal pada 2014. Setubal yang berjarak 50 kilometer dari Lisbon merupakan hubungan yang spesial bagi suporter Inter.

Setubal adalah tempat kelahiran Jose Mourinho yang pernah membawa Inter meraih trofi Liga Champions pada 2010.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber UEFA
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terpopuler

komentar di artikel lainnya
Close Ads X