Aroma Belanda Mengental di Derbi Istanbul

Kompas.com - 17/08/2016, 06:31 WIB
JOHN MACDOUGALL/AFP Dick Advocaat menduduki bangku cadangan Zenit St Petersburg saat melawan Bayern Muenchen pada semifinal Piala UEFA di Allianz Arena, 25 April 2008.
|
EditorAnju Christian

ISTANBUL, KOMPAS.com - Dick Advocaat menjadi pelatih keenam yang menjajal kompetisi kasta pertama Turki, Super Lig. Dia terpilih untuk menangani Fenerbahce per Selasa (16/8/2016).

Seiring kedatangan Advocaat, aroma Belanda mengental pada derbi Istanbul. Sebab, Galatasaray juga diasuh oleh kompatriot Advocaat, Jan Olde Riekerink.

Nama terakhir sudah menyumbangkan gelar Piala Super Turki setelah Galatasaray menang atas Besiktas di Torku Arena, Konya, Sabtu (13/8/2016).

Demi menangani Fenerbahce, Advocaat harus menanggalkan jabatannya sebagai asisten pelatih tim nasional Belanda. Dia baru menjabat sebagai deputi Danny Blind sejak 14 Mei 2016.

Konsekuensi itu diambil Advocaat karena kesempatan dari Fenerbahce terlalu menggiurkan untuk ditolak.

"Saya tidak sabar bekerja untuk tim besar di Turki. Bahkan, pada usia seperti saya, hal ini merupakan tantangan indah," ucap pelatih berumur 68 tahun itu.

Advocaat bakal diperkenalkan secara resmi oleh pihak klub, Rabu (17/8/2016). Selang 24 jam, dia langsung melakoni debutnya.

Fenerbahce akan melawan Grasshopper pada play-off pertama Liga Europa di Stadion ?tadion Sukrü Saracoglu, Kamis (18/8/2016).

Kompas TV Selain Leroy Sane, Siapa Lagi Pesepakbola Jerman Termahal?

Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
komentar di artikel lainnya
Close Ads X