Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Pogba: Takdir Membawa Saya Kembali ke Man United...

Kompas.com - 09/08/2016, 17:15 WIB
Eris Eka Jaya

Penulis

Sumber JUARA

MANCHESTER, KOMPAS.com — Gelandang tangguh, Paul Pogba (23), buka suara tentang kepindahannya dari Juventus ke Manchester United. Pemain asal Perancis tersebut mengungkapkan alasannya kembali ke Setan Merah.

Pogba pindah dari Juventus dengan nilai transfer 89 juta pounds (Rp 1,5 triliun) dengan kontrak berdurasi lima tahun.

Dia pernah bermain untuk Man United selama satu tahun setelah sempat bergabung dengan akademi pemain di klub yang bermarkas di Manchester itu.

Dalam wawancara dengan situs resmi Man United, Pogba berbicara tentang perasaannya kembali ke Old Trafford dan motivasi yang mendorong keputusannya tersebut.

Berikut kutipannya.

Selamat datang kembali ke Manchester United. Bagaimana Anda menggambarkan perasaan Anda sekarang?

Terima kasih, tetapi saat ini saya tidak tahu harus berkata apa. Ketika kembali ke Carrington Road, saya berpikir, 'saya sudah di rumah'. Seolah-olah selama ini saya hanya pergi berlibur dan sekarang waktunya kembali ke rumah.

Saya melihat semua orang, rasanya tidak ada yang berubah dan itu sangat menyenangkan.

Apa hal yang membuat Anda ingin kembali ke Man United?

Takdir, saya rasa. Ibu saya pernah mengatakan bahwa saya akan kembali klub ini. Saya sendiri merasa perjalanan saya di klub ini memang belum tuntas. Saya kembali untuk menyelesaikan yang sudah saya mulai.

Tentu saja Anda juga harus mendengar perkataan ibu Anda, kan?

Ibu saya mengatakan bahwa pada akhirnya perkataannya selalu benar (tertawa). Untuk hal ini pun dia ternyata benar.

Bagaimana rasanya menjadi pemain termahal di dunia? Itu pencapaian yang luar biasa, bahkan jika dibandingkan dengan bakat yang sudah Anda tunjukkan di lapangan.

Saya hanya memikirkan soal pertandingan dan melakukan yang terbaik. Saya ingin memenangi titel dan itu sebabnya saya pindah ke Manchester United. Klub ini berambisi memenangi gelar dan banyak hal besar.

Saya siap bekerja keras untuk mencapai keinginan saya.

Anda mengalami musim panas yang luar biasa, mencapai babak final bersama Perancis di kandang sendiri di Piala Eropa 2016, dirumorkan akan pindah ke banyak klub besar, dan sekarang Anda berada di Man United.

Tentu saja ada sedikit kesedihan karena Perancis kalah di Piala Eropa 2016. Di sisi lain, ada banyak hal menyenangkan.

Saya sekarang pulang dan sangat bahagia. Rasanya tidak sabar untuk memulai berlatih.

Apa bedanya Paul Pogba yang sekarang dan dulu ketika Anda masih bermain di akademi Man United?

Saya lebih tinggi dan lebih kekar. Sekarang... (terdiam) seperti yang saya katakan, rasanya seperti pulang berlibur. Saya sudah ditakdirkan untuk kembali karena saya selalu menyimpan kenangan tentang Man United.

Apa yang berubah dari Anda?

Saya lebih berpengalaman. Di Juventus saya memenangi banyak gelar dan bermain bersama pemain-pemain hebat.

Sekarang saya datang sebagai orang dewasa yang sudah berpengalaman, alih-alih sebagai murid akademi. Menurut saya, hal itu yang membedakan antara dulu dan sekarang. (Lariza Oky Adisty)

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Sumber JUARA
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

SC Heerenven Beri Apresiasi untuk Thom Haye dan Nathan Tjoe-A-On

SC Heerenven Beri Apresiasi untuk Thom Haye dan Nathan Tjoe-A-On

Timnas Indonesia
Link Live Streaming Persib Bandung vs Bhayangkara, Kickoff 20.30 WIB

Link Live Streaming Persib Bandung vs Bhayangkara, Kickoff 20.30 WIB

Liga Indonesia
Sakit Arema FC Dikalahkan Persebaya, Singo Edan Diminta Tak Putus Asa

Sakit Arema FC Dikalahkan Persebaya, Singo Edan Diminta Tak Putus Asa

Liga Indonesia
AC Milan Siap Relakan Giroud Pergi, Satu Syarat Sacchi untuk Zirkzee

AC Milan Siap Relakan Giroud Pergi, Satu Syarat Sacchi untuk Zirkzee

Liga Italia
Greg Nwokolo Akui Penjaga Gawang Persebaya Jadi Pembeda

Greg Nwokolo Akui Penjaga Gawang Persebaya Jadi Pembeda

Liga Indonesia
Xabi Alonso Tak Pernah Merengek, Tuchel Tak Bawa Bayern Naik Level

Xabi Alonso Tak Pernah Merengek, Tuchel Tak Bawa Bayern Naik Level

Bundesliga
5 Jurus Sakti Xabi Alonso Lesatkan Leverkusen, Jauh Tinggalkan Bayern

5 Jurus Sakti Xabi Alonso Lesatkan Leverkusen, Jauh Tinggalkan Bayern

Bundesliga
Persik Vs Persikabo, Jeam Kelly Sroyer Ingin Beri Persembahan Terakhir

Persik Vs Persikabo, Jeam Kelly Sroyer Ingin Beri Persembahan Terakhir

Liga Indonesia
Bayern Vs Dortmund: Tuchel Tak Membawa Muenchen ke Arah yang Benar

Bayern Vs Dortmund: Tuchel Tak Membawa Muenchen ke Arah yang Benar

Bundesliga
Amunisi Muda Barca, Marc Guiu: Xavi Sangat Penting bagi Barcelona

Amunisi Muda Barca, Marc Guiu: Xavi Sangat Penting bagi Barcelona

Liga Spanyol
Lorenzo Nilai Bagnaia Lakukan Kesalahan Saat Insiden dengan Marquez

Lorenzo Nilai Bagnaia Lakukan Kesalahan Saat Insiden dengan Marquez

Motogp
Prediksi Persib Vs Bhayangkara FC, Maung Pincang Tanpa 6 Pemain Utama

Prediksi Persib Vs Bhayangkara FC, Maung Pincang Tanpa 6 Pemain Utama

Liga Indonesia
Kata Indra Sjafri soal Label Pemain Keturunan di Timnas Indonesia

Kata Indra Sjafri soal Label Pemain Keturunan di Timnas Indonesia

Timnas Indonesia
Prediksi Ranking FIFA: Indonesia Salip Malaysia, Naik Peringkat Ke-135

Prediksi Ranking FIFA: Indonesia Salip Malaysia, Naik Peringkat Ke-135

Timnas Indonesia
Jadwal Spain Masters 2024, Indonesia Pastikan Wakil di Perempat Final

Jadwal Spain Masters 2024, Indonesia Pastikan Wakil di Perempat Final

Badminton
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com