Kompas.com - 05/08/2016, 21:08 WIB
Foto dokumen pada 1 Desember 2012 ketika Rafael Benitez masih berstatus manajer sementara Chelsea saat menyaksikan timnya melawan West Ham United di Upton Park dalam lanjutan Premier Leaague. Kini Benitez kembali ke Premier League sebagai manajer baru Newcastle United, yang menunjuknya pada Jumat (11/3/2016). IAN KINGTON/AFPFoto dokumen pada 1 Desember 2012 ketika Rafael Benitez masih berstatus manajer sementara Chelsea saat menyaksikan timnya melawan West Ham United di Upton Park dalam lanjutan Premier Leaague. Kini Benitez kembali ke Premier League sebagai manajer baru Newcastle United, yang menunjuknya pada Jumat (11/3/2016).
EditorAloysius Gonsaga AE

KOMPAS.com - Manajer Newcastle United, Rafael Benitez, mengumbar perbedaan antara melatih Real Madrid dan The Magpies, julukan Newcastle. Menurutnya, Real Madrid lebih berorientasi bisnis.

Bulan Agustus tahun lalu, Benitez sedang mempersiapkan pasukan Real Madrid berkompetisi di La Liga dan Liga Champions.

Namun, catatan 17 kemenangan, 5 hasil imbang, dan 3 kekalahan yang diukir Benitez dalam mengawali musim 2015-2016 dinilai tak cukup bagus untuk kubu Santiago Bernabeu, yang membuat dia akhirnya didepak pada 4 Januari 2016.

Kali ini, pria berusia 56 tahun tersebut telah menemukan kehidupan baru bersama Newcastle untuk berjuang di Championship (Divisi Dua Liga Inggris) agar musim 2017-2018 dapat kembali bersaing di Premier League.

Pelatih Terbaik La Liga 2002 ini pun menyampaikan perbedaan menjalani pra-musim bersama Real Madrid dan Newcastle.

"Kami mempersiapkan pemain dengan cara yang sama seperti di Real Madrid," kata Benitez seperti dilansir The Guardian, Kamis (4/8/2016).

"Perbedaannya adalah pra-musim di sini lebih berorientasi kepada sepak bola, sementara di Real Madrid condong ke bisnis dan pemasaran sehingga tim bisa berada di Australia dan China," ucapnya lagi.

Menjelang laga perdana Championship kontra Fulham di Craven Cottage, Jumat (5/8/2016) waktu setempat atau Sabtu dini hari WIB, juru taktik yang membawa Liverpool menjuarai Liga Champions 2005 ini menyampaikan komentar optimistis.

"Kami tim yang bagus dan bisa menjadi salah satu yang terbaik. Namun, itu akan sulit. Kami masih menciptakan karakter bermain dan ada banyak pekerjaan yang harus dilakukan untuk meningkatkannya sehingga itu akan memakan waktu," ujar Benitez.

"Saya ingin mengatakan kami akan menang mudah di Fulham, tetapi kenyataannya tidak akan demikian. Bagi kami, ini akan menjadi perjalanan panjang. Mudah-mudahan kami berada di Championship hanya untuk satu musim," tuturnya lagi. (Septian Tambunan)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber JUARA
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Saran Kurniawan DY kepada Timnas Indonesia untuk Hadapi Semifinal SEA Games 2021

Saran Kurniawan DY kepada Timnas Indonesia untuk Hadapi Semifinal SEA Games 2021

Liga Indonesia
Kapan Kali Terakhir Eintracht Frankfurt Juara Liga Europa?

Kapan Kali Terakhir Eintracht Frankfurt Juara Liga Europa?

Sports
Indonesia Persiapkan Pemain Pelapis untuk Piala Thomas 2024

Indonesia Persiapkan Pemain Pelapis untuk Piala Thomas 2024

Badminton
Ukuran Gawang Futsal Sesuai Standar Internasional

Ukuran Gawang Futsal Sesuai Standar Internasional

Sports
Kecerdikan Shin Tae-yong Antar Timnas Indonesia Lolos ke Semifinal SEA Games 2021

Kecerdikan Shin Tae-yong Antar Timnas Indonesia Lolos ke Semifinal SEA Games 2021

Liga Indonesia
Hujan Perugia, Kisah Tragedi, dan Simone Inzaghi: Alasan Inter Milan Bisa Bikin AC Milan Sakit Hati

Hujan Perugia, Kisah Tragedi, dan Simone Inzaghi: Alasan Inter Milan Bisa Bikin AC Milan Sakit Hati

Liga Italia
Atlet Lompat Jauh Vietnam Lamar Kekasih Usai Dapat Emas SEA Games 2021

Atlet Lompat Jauh Vietnam Lamar Kekasih Usai Dapat Emas SEA Games 2021

Sports
Apakah Ukuran Bola Futsal dan Bola Sepak Sama?

Apakah Ukuran Bola Futsal dan Bola Sepak Sama?

Sports
Bulu Tangkis SEA Games 2021: Indonesia Pantang Jadikan Kamboja sebagai “Pemanasan”

Bulu Tangkis SEA Games 2021: Indonesia Pantang Jadikan Kamboja sebagai “Pemanasan”

Badminton
Jadwal Timnas Futsal Indonesia di SEA Games 2021, Siang Ini Lawan Malaysia

Jadwal Timnas Futsal Indonesia di SEA Games 2021, Siang Ini Lawan Malaysia

Liga Indonesia
AC Milan 1 Poin Menuju Scudetto: Inspirasi Kobe Bryant dan Pelukan Cinta Ibrahimovic

AC Milan 1 Poin Menuju Scudetto: Inspirasi Kobe Bryant dan Pelukan Cinta Ibrahimovic

Liga Italia
Timnas Thailand Pamer Nyali, Indonesia atau Vietnam Sama Saja

Timnas Thailand Pamer Nyali, Indonesia atau Vietnam Sama Saja

Sports
Junita Malau, Penyuka Berladang yang Memanen Emas Wushu di SEA Games 2021

Junita Malau, Penyuka Berladang yang Memanen Emas Wushu di SEA Games 2021

Sports
Gebrakan Masniari Wolf, Penuntas 11 Tahun Puasa Emas Renang Putri

Gebrakan Masniari Wolf, Penuntas 11 Tahun Puasa Emas Renang Putri

Sports
Guardiola “Mengemis” Bantuan Southampton: Kalahkan Liverpool 4-0!

Guardiola “Mengemis” Bantuan Southampton: Kalahkan Liverpool 4-0!

Liga Inggris
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.