Kompas.com - 22/07/2016, 16:04 WIB
|
EditorEris Eka Jaya

LIVERPOOL, KOMPAS.com — Pada Kamis (21/7/2016) waktu setempat, Liverpool dan Newcastle United dikabarkan mencapai kesepakatan harga untuk transfer gelandang Georginio Wijnaldum (25) senilai 25 juta pounds, yang akan dibayar di muka.

Wijnaldum adalah salah satu pemain yang menonjol dari tim degradasi tersebut. Ia mencetak 11 gol dan mencatatkan 5 assist sepanjang musim.

Liverpool tak menebus pemain tengah timnas Belanda itu dengan murah. Bahkan, Wijnaldum menjadi transfer keenam terbesar sepanjang sejarah The Reds.

Berikut ini lima hal yang bisa ia bawa ke Anfield pada musim depan:

1. Gol dari lapangan tengah

Wijnaldum mencetak lebih banyak gol dari semua gelandang Newcastle United pada musim lalu. Ia adalah gelandang kedua tersubur Newcastle sejak Premier League bergulir pada 22 tahun lalu.

Fakta bahwa The Magpies merana di dasar klasemen menambah kredit bagi eks kapten PSV Eindhoven ini.

Sang pemain terberkati dengan kemampuan melihat celah di pertahanan lawan. Ia pun dapat mengeksploitasi ruang tersebut dengan tusukan-tusukan dari lini kedua.

2. Seorang big game player

AFP PHOTO / FABRICE COFFRINI Gelandang asal Belanda, Georginio Wijnaldum.

Kendati mencetak banyak gol, Wijnaldum kerap mendapat kritik. Empat dari 11 gol yang ia catatkan musim lalu datang dari satu laga, kontra Norwich, yang menghadirkan kemenangan pertama The Magpies pada musim 2014-2015.

Namun, selain Norwich, ia juga mencetak gol ke gawang Tottenham (2), Chelsea, Liverpool, Manchester United, dan Southampton, tim-tim papan atas klasemen.

Wijnaldum juga menjadi starter dalam 5 dari 7 laga Brasil pada Piala Dunia 2014 dan mencetak gol lawan tuan rumah di perebutan tempat ketiga.

3. Pemimpin sejati

AFP / ODD ANDERSEN Gelandang Belanda, Georginio Wijnaldum, seusai mencetak gol ke gawang Brasil dalam perebutan tempat ketiga Piala Dunia 2014 di Estadio Nacional, Brasilia, Sabtu (12/7/2014).

Wijnaldum adalah pemimpin di lapangan tengah. Ia merengkuh pengalaman ekstensif di lapangan hijau sejak melakoni debut profesionalnya bersama Feyenoord pada 2007.

Pemain atletis ini masih menjadi pemain termuda yang pernah memperkuat kubu Rotterdam tersebut. Ia adalah kapten PSV dan mengantar mereka ke gelar Liga Belanda pada umur 23 tahun, sebelum Newcastle membelinya pada awal musim 2015-2016.

4. Pemain yang tidak konsisten?

Masa Wijnaldum di Tynside penuh dengan pujian setinggi langit dan cercaan. Liverpool jelas berjudi dengan banderol sebesar yang mereka bayarkan.

Pada hari terbaiknya, Wijnaldum dapat memorakporandakan pertahanan klub Premier League.

Akan tetapi, seperti statistik membuktikan (6 dari 11 golnya musim lalu hanya datang dari 2 laga), ia terlihat masih membutuhkan waktu untuk beradaptasi di Premier League. Semua gol itu "datang" di kandang sendiri.

Menurut media Newcastle, Wijnaldum bahkan hampir didegradasikan ke tim cadangan pada pertengahan musim lalu.

5. Keluwesan posisi

Walau seorang gelandang tengah, sang pemain dapat beradaptasi dengan baik di beberapa slot lapangan tengah.

Posisi yang menjadi kesukaannya adalah gelandang serang. Wijnaldum senang melakukan link up play dengan striker-striker utama, Luuk de Jong di PSV dan Aleksandar Mitrovic di Newcastle.

Wijnaldum juga dapat bermain sedikit ke belakang dan menjadi salah satu dari tiga gelandang sentral, formasi yang pelatih The Reds, Juergen Klopp, sempat pakai beberapa kali.

Terakhir, pemain dengan 30 caps bagi timnas Belanda ini juga dapat beroperasi dari sisi kiri lapangan tengah. (Firzie A Idris)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber JUARA


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jawaban PSSI soal Hukuman Pidana Tragedi Kanjuruan

Jawaban PSSI soal Hukuman Pidana Tragedi Kanjuruan

Liga Indonesia
Kilas Balik Piala Dunia 1970: Pesta di Azteca, Brasil Raih Titel Ketiga

Kilas Balik Piala Dunia 1970: Pesta di Azteca, Brasil Raih Titel Ketiga

Sports
Hasil AFC Futsal Cup 2022 Indonesia Vs Jepang 2-3: Langkah Bersejarah Garuda Terhenti

Hasil AFC Futsal Cup 2022 Indonesia Vs Jepang 2-3: Langkah Bersejarah Garuda Terhenti

Sports
Laga Liga Champions Akan Dibuka Prosesi Mengheningkan Cipta untuk Tragedi Kanjuruhan

Laga Liga Champions Akan Dibuka Prosesi Mengheningkan Cipta untuk Tragedi Kanjuruhan

Liga Champions
Liga 1 2022-2023 Resmi Dihentikan, Ini Tanggapan Kiper Senior Persib

Liga 1 2022-2023 Resmi Dihentikan, Ini Tanggapan Kiper Senior Persib

Liga Indonesia
Sadio Mane: Bayern Tim Muda, Liverpool di Hati Selamanya...

Sadio Mane: Bayern Tim Muda, Liverpool di Hati Selamanya...

Bundesliga
Prediksi Line Up Inter Vs Barcelona, Tes Nerazzurri Tanpa Metronom

Prediksi Line Up Inter Vs Barcelona, Tes Nerazzurri Tanpa Metronom

Liga Champions
Jadwal Siaran Langsung Liga Champions, Inter Milan Vs Barcelona

Jadwal Siaran Langsung Liga Champions, Inter Milan Vs Barcelona

Liga Champions
47 Hari Jelang Piala Dunia 2022: Silenzio Stampa, Jalan Bisu Italia Menuju Juara

47 Hari Jelang Piala Dunia 2022: Silenzio Stampa, Jalan Bisu Italia Menuju Juara

Sports
Inter Vs Barcelona, Nasib Inzaghi Ditentukan lewat Laga Ini?

Inter Vs Barcelona, Nasib Inzaghi Ditentukan lewat Laga Ini?

Liga Champions
PSSI Beberkan Alasan Pintu Stadion Kanjuruhan Tak Dibuka Seluruhnya

PSSI Beberkan Alasan Pintu Stadion Kanjuruhan Tak Dibuka Seluruhnya

Liga Indonesia
Kisah Pilu Aremania di Gate 14 Stadion Kanjuruhan...

Kisah Pilu Aremania di Gate 14 Stadion Kanjuruhan...

Liga Indonesia
Presiden Arema FC Sesalkan Ulah Akun yang Pelintir Berita di Tengah Duka

Presiden Arema FC Sesalkan Ulah Akun yang Pelintir Berita di Tengah Duka

Liga Indonesia
Erik Ten Hag Persilakan Cristiano Ronaldo Pergi pada Januari

Erik Ten Hag Persilakan Cristiano Ronaldo Pergi pada Januari

Internasional
Sepak Bola dan Limit Kemanusiaan

Sepak Bola dan Limit Kemanusiaan

Liga Indonesia
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.