Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 18/07/2016, 09:53 WIB
|
EditorJalu Wisnu Wirajati

LAMONGAN, KOMPAS.com – Laga berat bakal dilakoni Persela Lamongan pada pekan ke-10 TSC 2016, dengan menjamu Arema Cronus di Stadion Surajaya, Lamongan, Senin (18/7/2016) malam WIB.

Tidak sekadar bersifat pertandingan Derbi Jawa Timur, yang diprediksi banyak pihak bakal berlangsung ketat. Namun, juga karena perbedaan lebar di antara kedua tim di klasemen sementara. Arema menduduki peringkat kedua, sedangkan Persela berada di dasar klasemen.

“Kami harus realistis. Saya sebagai pelatih dan para pemain, never give up. Walaupun Arema berada di peringkat pertama, insya Allah kami bisa meraih hasil yang baik dalam pertandingan besok malam,” ujar pelatih Sutan Harhara dalam sesi jumpa pers, Minggu (17/7/2016).

Dalam dua pertandingan yang dilaksanakan di kandang sendiri sebelumnya, Persela berhasil membungkam Perseru Serui 2-0 dan menghajar Barito Putera dengan skor 4-2. Dalam laga kontra Barito, baik Dzumafo maupun Dendi masing-masing berhasil mencetak dua gol.

“Saya bangga dengan pemain Persela, yang selalu semangat baik dalam latihan maupun dalam pertandingan. Saya rasa, nggak ada rasa takut atau keder. Memang rasa takut itu manusiawi, tetapi bagaimana caranya menghilangan hal itu. Kalau dalam sepak bola memiliki rasa takut sebelum bertanding, berarti kalian mati sebelum mati,” tuturnya.

“Meskipun dalam filosofi sepak bola, setiap pertandingan per pertandingan peforma tim pasti tidak bisa sama seratus persen,” ucap Sutan.

Untuk itu, Sutan sudah meracik strategi khusus yang siap diterapkannya kepada skuad Persela saat menghadapi Arema. Ia pun sudah membenahi kekurangan, serta mematangkan pola penyerangan dan pertahanan tim Laskar Joko Tingkir, agar dapat kembali mengemas hasil maksimal di kandang sendiri.

“Sebelum menetapkan komposisi pemain ke dalam formasi, saya harus mengetahui kualitas pemain yang dimiliki, serta kekuatan dan kelemahan setiap pemain. Selain itu, pemain harus tahu dan mengerti akan tugasnya, baik ketika menyerang atau bertahan, terutama mengetahui pemain lawan mana yang harus ia jaga ketika tim lawan sedang menguasai bola,” ucap dia.

Banyak pihak memprediksi, Sutan akan kembali menerapkan pola 4-4-2 saat menjamu Arema nanti, dengan kembali menduetkan Dzumafo dan Dendi di lini depan. Meski ketika dikonfirmasi mengenai hal tersebut, Sutan masih enggan mengakuinya.

“Masalah strategi itu rahasia. Yang penting, sudah saya siapkan, termasuk menyiapkan pola penyerangan dan pertahanan secara keseluruhan. Itu saya persiapkan agar tidak lagi kecolongan di menit awal pertandingan, seperti lawan PS TNI. Dan saya pastikan, Persela sudah siap menghadapi Arema,” tutup Sutan.

Mengacu dari jadwal semula, pertandingan ini seharusnya dilaksanakan pada malam ini (17/7). Namun dikarenakan berbarengan dengan agenda pemilihan kepala desa serentak yang dilaksanakan di 53 desa/kelurahan di Kabupaten Lamongan pada hari ini, PT Gelora Trisula Semesta (GTS) pun menerima usulan Panpel Persela untuk memundurkan pertandingan satu hari dari jadwal semula.

Kemungkinan starting line up Persela menghadapi Arema;

Choirul Huda (pg); Kristian Adelmund, Taufiq Kasrun, Zainal Haq, Zulvin Zamrun; Victor Pae, Tamsil Sijaya, Zainal Arifin, Steven Imbiri; Dendi Sulistyawan, Herman Dzumafo Epandi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+