Kompas.com - 17/07/2016, 22:42 WIB
|
EditorNugyasa Laksamana

LAMONGAN, KOMPAS.com – Derbi Jawa Timur pada pekan ke-10 TSC 2016 tidak hanya menyuguhkan pertemuan Persegres Gresik United kontra Madura United saja. Namun, pekan itu juga akan dihiasi laga antara Persela Lamongan dan Arema Cronus yang akan tersaji di Stadion Surajaya, Lamongan, Senin (18/7/2016) malam WIB.

Laga nanti bisa diibaratkan bak bumi dan langit, bila mengacu dari peringkat kedua tim di klasemen sementara. Arema saat ini harus rela melorot ke posisi dua setelah Madura United berhasil mengalahkan Persegres Gresik United, tadi malam (16/7/2016). Sementara itu, Persela masih belum beranjak dari dasar klasemen.

“Posisi kami yang saat ini berada di atas, tentu sedikit menjadi beban. Karena kami sadar, calon lawan kami saat ini jauh lebih kuat, jauh lebih bagus. Itu terbukti, mereka bisa memenangi dua pertandingan di kandang. Jadi, itu yang betul-betul kita waspadai,” ucap asisten pelatih Arema, Joko Susilo, dalam sesi jumpa pers, Minggu (17/7/2016).

Selain itu, semakin padu dan gemilangnya penampilan dua striker Persela, Herman Dzumafo Epandi dan Dendi Sulistyawan, juga menjadi perhatian tersendiri bagi kubu tim Singo Edan dalam pertandingan nanti.

“Persela memiliki para pemain yang bagus, seperti Dzumafo dan pemain muda Dendi. Mereka pemain yang potensial dan harus kami waspadai. Meski tentunya, tanpa bermaksud mengabaikan pemain Persela yang lain,” lanjutnya.

Sepak terjang Persela di pentas TSC 2016 memang sudah diamati oleh jajaran pelatih Arema. Mulai sejak ditangani Stefan Hansson, pelatih caretaker Didik Ludianto, sampai terakhir dibesut oleh Sutan Harhara.

Jajaran pelatih Arema menilai, permainan Persela mengalami perkembangan cukup pesat kala diarsiteki oleh Sutan. Sebab, tim Laskar Joko Tingkir yang semula sempat kesulitan memenangi pertandingan, secara perlahan berada di jalur yang tepat.

“Kami sudah mengamati dari awal musim hingga ditangani coach Sutan. Persela kini sangat berbeda, baik dari segi permainan, kekompakan, dan tentunya hasil, sangat jauh lebih bagus. Terbaru, mereka berhasil mengalahkan Perseru (Serui) dan Barito (Putera) di kandang sendiri saat bulan puasa kemarin,” beber Gethuk, sapaan akrab Joko Susilo.

Meskipun demikian, pihaknya tetap mematok raihan poin maksimal dalam lawatannya ke Lamongan kali ini. Joko menyadari, misi tersebut tak akan mudah diwujudkan anak didiknya dalam pertandingan nanti,

Hal itu mengacu dari hasil impresif Persela di kandang sendiri selama ditangani oleh Sutan, serta hasil buruk Arema selama bermain di Lamongan dalam pertandingan-pertandingan sebelumnya.

“Kalau di Malang, kami memang pernah menang. Akan tetapi, di sini (Lamongan), kami agak susah seperti tahun-tahun lalu. Jadi, kami akan berusaha keras meraih hasil maksimal untuk pertandingan besok,” pungkasnya.

Kemungkinan starting line-up Arema Vs Persela;

Kurnia Meiga (kiper); Al Farizi, Hamka Hamzah, Goran Gancev, Beny Wahyudi; Gustavo Giron, Raphael Maitimo, Ferry Aman Saragih, Ahmad Nufiandani, Antony Putro Nugroho; Cristian Gonzales.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.