Kompas.com - 15/07/2016, 07:31 WIB
Mantan pemain tim nasional Belanda, Patrick Kluivert, menghadiri laga Ligue 1 antara Paris Saint-Germain (PSG) dan Lille di Parc des Princes, 25 April 2015. FRANCK FIFE/AFPMantan pemain tim nasional Belanda, Patrick Kluivert, menghadiri laga Ligue 1 antara Paris Saint-Germain (PSG) dan Lille di Parc des Princes, 25 April 2015.
|
EditorJalu Wisnu Wirajati

PARIS, KOMPAS.com - Masih ingat Patrick Kluivert? Lama tak terdengar, eks penyerang tajam tim nasional Belanda itu kini mendapat jabatan baru sebagai Direktur Olahraga Paris Saint-Germain (PSG).

Kluivert, 40 tahun, diangkat sebagai anggota keluarga besar PSG pada Kamis (14/7/2016) atau Jumat dini hari WIB.

Sebagai direktur olahraga, dia bakal rutin bekerja sama dengan pelatih anyar PSG, Unai Emery, dalam menentukan kebijakan teknis dan strategis di klub.

Tugasnya antara lain meliputi pengkajian strategi di bursa transfer serta ekspansi merek klub secara global.

"Patrick Kluivert akan aktif berpartisipasi dalam perkembangan klub secara nasional dan internasional serta memastikan strategi jangka panjang klub. Mantan pemain tim nasional Belanda ini akan membawa pengalaman bermain di level tertinggi kepada klub," begitu pernyataan di situs resmi PSG terkait penyambutan sang direktur anyar.

Oleh media Perancis, pengangkatan Kluivert termasuk dianggap kejutan. Dirinya datang dengan status terakhir sebagai pelatih kepala timnas antah-berantah, Curacao, di Kepulauan Karibia.

Eks penyerang FC Barcelona itu terikat secara emosional karena memiliki warisan darah Curacao dari sang ibu, Lidwina.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sebelumnya, Kluivert menjabat asisten Louis van Gaal di timnas Belanda pada 2012-2014, serta memikul peran yang sama di klub AZ Alkmaar (2008-2010) dan NEC Nijmegen (2010-2011).

Tahun ini, dia juga ikut membimbing tim junior Ajax Amsterdam, klub pertamanya di level profesional. Peraih gelar Liga Champions 1994-1995 bersama Ajax itu gantung sepatu pada 2008 setelah membela klub Prancis, Lille.

"Saya merasa sangat terhormat bergabung dengan klub besar seperti Paris Saint-Germain. Saya akan menjalankan misi di klub dengan ambisi besar. Kami di Paris bekerja sama untuk mencapai target yang sangat tinggi," ucap pencetak 40 gol dalam 79 partai di timnas Belanda itu.

Di Paris, Kluivert akan mengambil alih jabatan yang sempat dipegang eks pemain kondang lain, Leonardo Araujo, pada 2011-2013.

Dari sisi teknis, Kluivert diharapkan menularkan pengalamannya saat memperkuat klub-klub top Eropa seperti Ajax (1994-1997), AC Milan (1997-1998), dan Barcelona (1998-2004) kepada Blaise Matuidi cs. (Beri Bagja)



Sumber JUARA
Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bali United Bersolek, Renovasi Stadion Kapten I Wayan Dipta Hampir Tuntas

Bali United Bersolek, Renovasi Stadion Kapten I Wayan Dipta Hampir Tuntas

Liga Indonesia
Atmosfer Kompetitif dalam Sesi Latihan Persebaya Surabaya

Atmosfer Kompetitif dalam Sesi Latihan Persebaya Surabaya

Liga Indonesia
Klasemen Medali Olimpiade Tokyo - China Kuasai Singgasana, Indonesia Sejajar Austria

Klasemen Medali Olimpiade Tokyo - China Kuasai Singgasana, Indonesia Sejajar Austria

Sports
Reaksi Madura United soal Rencana Liga 1 Kick-off 20 Agustus

Reaksi Madura United soal Rencana Liga 1 Kick-off 20 Agustus

Liga Indonesia
Italia Raih 2 Emas Olimpiade Tokyo dalam 11 Menit, Rasanya Lebih Nikmat dari Juara Euro 2020

Italia Raih 2 Emas Olimpiade Tokyo dalam 11 Menit, Rasanya Lebih Nikmat dari Juara Euro 2020

Sports
Rekap Sepak Bola Olimpiade Tokyo: Final Brasil Vs Spanyol Tak Terelakkan

Rekap Sepak Bola Olimpiade Tokyo: Final Brasil Vs Spanyol Tak Terelakkan

Internasional
Kunci Keunggulan Greysia Polii/Apriyani Rahayu di Mata PB Jaya Raya

Kunci Keunggulan Greysia Polii/Apriyani Rahayu di Mata PB Jaya Raya

Badminton
Hal Penting yang Harus Diperhatikan Greysia Polii jika Ingin Tampil di Olimpiade Paris 2024

Hal Penting yang Harus Diperhatikan Greysia Polii jika Ingin Tampil di Olimpiade Paris 2024

Badminton
Liga 1 Bergulir 20 Agustus, Persib Bandung Masih Tunggu Izin Latihan

Liga 1 Bergulir 20 Agustus, Persib Bandung Masih Tunggu Izin Latihan

Liga Indonesia
Hasil Sepak Bola Olimpiade Tokyo: Bungkam Jepang, Spanyol Tembus Final Jumpa Brasil

Hasil Sepak Bola Olimpiade Tokyo: Bungkam Jepang, Spanyol Tembus Final Jumpa Brasil

Internasional
Brasil ke Final Olimpiade Tokyo, Dani Alves Sebut Tim Menderita dan Rumput Tak Rata

Brasil ke Final Olimpiade Tokyo, Dani Alves Sebut Tim Menderita dan Rumput Tak Rata

Internasional
3 Calon Pasangan Apriyani Rahayu jika Greysia Polii Pensiun

3 Calon Pasangan Apriyani Rahayu jika Greysia Polii Pensiun

Badminton
Di Balik Emas Greysia/Apriyani, Ada Eng Hian yang Nyaris Dicopot PBSI

Di Balik Emas Greysia/Apriyani, Ada Eng Hian yang Nyaris Dicopot PBSI

Badminton
Brasil Tembus Final Sepak Bola Olimpiade Tokyo, Garansi Medali ke-7

Brasil Tembus Final Sepak Bola Olimpiade Tokyo, Garansi Medali ke-7

Internasional
Persib Sambut Baik Rencana PSSI Gulirkan Liga 1 pada 20 Agustus

Persib Sambut Baik Rencana PSSI Gulirkan Liga 1 pada 20 Agustus

Liga Indonesia
komentar di artikel lainnya
Close Ads X