Tanggapan Barcelona Soal Isu Hengkangnya Messi

Kompas.com - 12/07/2016, 14:39 WIB
Bintang Barcelona, Lionel Messi, merayakan golnya ke gawang Espanyol pada partai La Liga di Stadion Camp Nou, 8 Mei 2016.
LLUIS GENE/AFPBintang Barcelona, Lionel Messi, merayakan golnya ke gawang Espanyol pada partai La Liga di Stadion Camp Nou, 8 Mei 2016.
|
EditorFerril Dennys

BARCELONA, KOMPAS.com - Barcelona menegaskan bahwa Lionel Messi tidak memiliki rencana meninggalkan Camp Nou, setelah penyerang asal Argentina tersebut terlilit masalah pajak.

Messi bersama ayahnya, Jorge Messi, dituduh melakukan penipuan pajak di Spanyol dengan nilai mencapai 4,1 juta euro (Rp 61 miliar) pada periode antara 2007 dan 2009.

Messi dan Jorge kemudian divonis 21 bulan serta harus membayar denda sebesar 2 juta euro (sekitar Rp 29 miliar) oleh Pengadilan Barcelona.

Akibat kasus penggelapan pajak ini, Messi dinilai sejumlah kalangan bakal meninggalkan Barca untuk berkarier di Premier League.

Terlebih, menurut spekulasi yang beredar, Manchester City merupakan salah satu klub yang sangat mengidamkan mendatangkan Messi.

Namun, Barca melalui juru bicaranya, Josep Vives, mengaku yakin klub bisa mempertahankan Messi setidaknya hingga kontraknya berakhir pada 2019.

"Kami sudah berkomunikasi dengan kubu Messi dan kami tidak khawatir bahwa Leo akan meninggalkan klub ini. Kami tidak melihatnya dari mereka," kata Vives kepada Cadena COPE.

"Dia tidak memiliki rencana untuk pergi dari klub saat kontraknya berakhir. Kami sangat tenang dan tidak ada kekhawatiran soal itu," sambungnya.

Sebelum kasus penggelapan pajak, Messi sempat membuat keputusan kontroversial dengan memilih pensiun dari tim nasional Argentina.

Messi mengambil keputusan tersebut setelah Argentina gagal menjuarai Copa America, setelah kembali kalah dari Cile.

Hal itu merupakan kegagalan ketiga yang dialami Messi dalam partai final. Pada Piala Dunia 2014 Argentina berhasil mencapai final, namun dikandaskan Jerman  lewat gol tunggal Mario Goetze.

Pada Copa America 2015 dan 2016 juga mampu mencapai partai puncak. Namun, mereka dua kali beruntun digagalkan Cile. Tiga kegagalan tersebut membuat Messi kecewa dan frustrasi. Puncaknya, ia memutuskan untuk pensiun dini.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X