Kompas.com - 11/07/2016, 17:38 WIB
Pemain Portugal, Eder (kanan), melakukan selebrasi usai mencetak gol kemenangan ke gawang Perancis, dalam laga final Piala Eropa 2016 di Stade de France, Saint-Denis, Minggu (10/7/2016) waktu setempat. Dok. UEFAPemain Portugal, Eder (kanan), melakukan selebrasi usai mencetak gol kemenangan ke gawang Perancis, dalam laga final Piala Eropa 2016 di Stade de France, Saint-Denis, Minggu (10/7/2016) waktu setempat.
|
EditorAnju Christian

SAINT-DENIS, KOMPAS.com - Pelatih Portugal, Fernando Santos, menyatakan bahwa Eder bak itik buruk rupa yang berubah menjadi angsa cantik.

Analogi tersebut dilontarkan Santos setelah Eder mencetak gol penentu kemenangan Portugal atas Perancis pada final Piala Eropa di Stade de France, Minggu (10/7/2016).

Eder baru masuk menggantikan Renato Sanches pada menit ke-79. Tidak banyak orang mengira striker berusia 28 tahun itu bakal menjadi sosok protagonis.

Maklum, Eder hanyalah striker tumpul di level klub. Pada musim 2015-2016, dia tidak mampu mencetak gol bersama Swansea City dan cuma menyumbang empat gol untuk Lille.

"Eder seperti itik buruk rupa yang tidak diperhitungkan. Ketika hendak masuk, dia sudah memberi tahu akan mencetak gol. Kini, Eder berubah menjadi angsa cantik," ucap Santos seperti dilansir Sky Sports.

Santos tidak cuma melontarkan pujian untuk Eder, tetapi juga Cristiano Ronaldo yang cuma merumput selama 24 menit.

Sang kapten terpaksa meninggalkan lapangan lantaran menderita cedera lutut. Dia menerima terjangan dari gelandang Perancis, Dimitri Payet, pada menit ke-9.

Meski mengalami cedera parah, Ronaldo tidak langsung menuju rumah sakit. Dia bertahan di bangku cadangan dan memberikan dukungan kepada rekan-rekan setimnya.

"Kapten kami juga tidak kalah hebat. Dia sangat ingin kembali ke lapangan, tetapi kehadirannya di ruang ganti dan bangku cadangan sangat membantu. Dia selalu meyakini bahwa kami bisa menang," lanjut Santos.

Penuturan Santos terkait peran Ronaldo turut diamini Eder. Nama terakhir mengaku sempat mendapatkan dorongan untuk mencetak gol penentu dari Ronaldo. (Lariza Okky Adisty)

Kompas TV Menang 1-0, Portugal Juarai Perancis 2016

 

Baca tentang


Sumber JUARA
Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bali United Bersolek, Renovasi Stadion Kapten I Wayan Dipta Hampir Tuntas

Bali United Bersolek, Renovasi Stadion Kapten I Wayan Dipta Hampir Tuntas

Liga Indonesia
Atmosfer Kompetitif dalam Sesi Latihan Persebaya Surabaya

Atmosfer Kompetitif dalam Sesi Latihan Persebaya Surabaya

Liga Indonesia
Klasemen Medali Olimpiade Tokyo - China Kuasai Singgasana, Indonesia Sejajar Austria

Klasemen Medali Olimpiade Tokyo - China Kuasai Singgasana, Indonesia Sejajar Austria

Sports
Reaksi Madura United soal Rencana Liga 1 Kick-off 20 Agustus

Reaksi Madura United soal Rencana Liga 1 Kick-off 20 Agustus

Liga Indonesia
Italia Raih 2 Emas Olimpiade Tokyo dalam 11 Menit, Rasanya Lebih Nikmat dari Juara Euro 2020

Italia Raih 2 Emas Olimpiade Tokyo dalam 11 Menit, Rasanya Lebih Nikmat dari Juara Euro 2020

Sports
Rekap Sepak Bola Olimpiade Tokyo: Final Brasil Vs Spanyol Tak Terelakkan

Rekap Sepak Bola Olimpiade Tokyo: Final Brasil Vs Spanyol Tak Terelakkan

Internasional
Kunci Keunggulan Greysia Polii/Apriyani Rahayu di Mata PB Jaya Raya

Kunci Keunggulan Greysia Polii/Apriyani Rahayu di Mata PB Jaya Raya

Badminton
Hal Penting yang Harus Diperhatikan Greysia Polii jika Ingin Tampil di Olimpiade Paris 2024

Hal Penting yang Harus Diperhatikan Greysia Polii jika Ingin Tampil di Olimpiade Paris 2024

Badminton
Liga 1 Bergulir 20 Agustus, Persib Bandung Masih Tunggu Izin Latihan

Liga 1 Bergulir 20 Agustus, Persib Bandung Masih Tunggu Izin Latihan

Liga Indonesia
Hasil Sepak Bola Olimpiade Tokyo: Bungkam Jepang, Spanyol Tembus Final Jumpa Brasil

Hasil Sepak Bola Olimpiade Tokyo: Bungkam Jepang, Spanyol Tembus Final Jumpa Brasil

Internasional
Brasil ke Final Olimpiade Tokyo, Dani Alves Sebut Tim Menderita dan Rumput Tak Rata

Brasil ke Final Olimpiade Tokyo, Dani Alves Sebut Tim Menderita dan Rumput Tak Rata

Internasional
3 Calon Pasangan Apriyani Rahayu jika Greysia Polii Pensiun

3 Calon Pasangan Apriyani Rahayu jika Greysia Polii Pensiun

Badminton
Di Balik Emas Greysia/Apriyani, Ada Eng Hian yang Nyaris Dicopot PBSI

Di Balik Emas Greysia/Apriyani, Ada Eng Hian yang Nyaris Dicopot PBSI

Badminton
Brasil Tembus Final Sepak Bola Olimpiade Tokyo, Garansi Medali ke-7

Brasil Tembus Final Sepak Bola Olimpiade Tokyo, Garansi Medali ke-7

Internasional
Persib Sambut Baik Rencana PSSI Gulirkan Liga 1 pada 20 Agustus

Persib Sambut Baik Rencana PSSI Gulirkan Liga 1 pada 20 Agustus

Liga Indonesia
komentar di artikel lainnya
Close Ads X