Analisis Singkat terhadap Cedera Ronaldo

Kompas.com - 11/07/2016, 13:48 WIB
FRANCK FIFE/AFP Cristiano Ronaldo menahan nyeri dan air mata saat tak bisa melanjutkan pertandingan final Piala Eropa 2016, Minggu (10/7/2016).
|
EditorAnju Christian

Sumber UEFA,Twitter

SAINT-DENIS, KOMPAS.com - Fisioterapis Liverpool, Chris Morgan, memberikan analisis singkat terkait cedera Cristiano Ronaldo saat Portugal melawan Perancis pada final Piala Eropa di Stade de France, Minggu (10/7/2016).

Ronaldo mengakhiri laga secara prematur pada menit ke-24. Pemicunya adalah terjangan keras dari gelandang Perancis, Dimitri Payet, 13 menit sebelumnya.

Tim medis Portugal tidak langsung melakukan pemindaian mendalam di rumah sakit. Sebab, kapten Portugal itu memilih bertahan di bangku cadangan untuk menyemangati rekan-rekannya hingga akhir pertandingan.

Jadi, belum diketahui cedera apa yang dialami Ronaldo dan durasi pemulihan yang dibutuhkan.

Hanya, menurut Morgan, bintang Real Madrid itu berpotensi menderita cedera ligamen lutut atau meniskus.

Morgan sendiri tidak melimpahkan kesalahan seluruhnya kepada Payet. Sebab, Ronaldo dinilai berada dalam situasi berisiko saat insiden.

Situasi yang dimaksud adalah tulang kering Ronaldo yang mengalami vagus atau terlihat bengkok saat insiden. Adapun aksi Payet hanya dilihat Morgan sebagai faktor eksternal.

Sebelum ditarik keluar, Ronaldo hanya menyentuh bola sebanyak delapan kali di lapangan. Dia juga gagal mencetak gol untuk Portugal.

Dengan begitu, Ronaldo batal melampaui Michel Platini dalam daftar pencetak gol Piala Eropa sepanjang masa. Terakhir, keduanya berdiri setara dengan koleksi sembilan gol.

Kompas TV Menang 1-0, Portugal Juarai Perancis 2016

Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
komentar di artikel lainnya
Close Ads X