Kompas.com - 07/07/2016, 18:49 WIB
Pelatih Jerman, Joachim Loew, tengah mendampingi anak asuhnya dalam laga Piala Eropa 2016 kontra Italia, di Stade Matmut-Atlantique, Sabtu (2/7/2016) waktu setempat. PATRIK STOLLARZ/AFPPelatih Jerman, Joachim Loew, tengah mendampingi anak asuhnya dalam laga Piala Eropa 2016 kontra Italia, di Stade Matmut-Atlantique, Sabtu (2/7/2016) waktu setempat.
|
EditorFerril Dennys

MARSEILLE, KOMPAS.com - Pelatih tim nasional Jerman, Joachim Loew, begitu mewaspadai daya serang Perancis saat kedua tim bertemu pada laga semifinal Piala Eropa 2016, Kamis (7/7/2016) waktu setempat.

Jerman akan meladeni tim tuan rumah yang akan mendapatkan dukungan penuh dari suporter di Stadion Velodrome demi memperebutkan satu tiket final.

Skuat asuhan Loew bisa melangkah ke semifinal dengan menghentikan laju Italia di babak perempat final lewat drama adu penalti.

Sementara itu, Perancis sukses menghentikan kejutan Islandia yang sebelumnya menyingkirkan Inggris dengan kemenangan meyakinkan 5-2.

Tajam dan efektifnya gelombang serangan Perancis yang terbukti sejauh ini menjadi fokus perhatian Loew. Ia butuh rencana matang guna bisa meredam ancaman-ancaman dari Olivier Giroud dkk.

Berbahayanya lini depan Perancis setidaknya dapat dilihat di daftar pencetak gol Piala Eropa 2016 sementara. Antoine Griezmann (4 gol), Giroud (3 gol), dan Dimitri Payet (3 gol) menempati jajaran empat besar daftar pencetak gol terbanyak.

Bukan hanya di lini depan, Loew juga mewaspadai lini tengah tim berjulukan Les Blues yang impresif dalam meredam dan mengalirkan serangan.

"Di lini depan Perancis sangat fleksibel dengan menciptakan banyak tekanan. Bukan hanya di area penalti tetapi juga di lini tengah yang diperkuat Paul Pogba dan Blaise Matuidi," kata Loew seperti dilansir situs resmi UEFA.

"Mereka memiliki tiga penyerang yang menempati jajaran atas daftar pencetak gol terbanyak. Mereka sangat agresif menyerang. Mereka  menyerang dengan sangat bagus dan mereka adalah tim tuan rumah. Sungguh itulah kekuatan mereka sejauh ini," ujar dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Sumber JUARA
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.