Kompas.com - 02/07/2016, 15:54 WIB
Pemain belakang Polandia, Michal Pazdan (atas), berebut bola dengan penyerang Jerman, Thomas Mueller, pada pertandingan penyisihan Grup C Piala Eropa 2016 di Stadion Stade de France, Saint-Denis, Kamis (16/6/2016). FRANCISCO LEONG/AFPPemain belakang Polandia, Michal Pazdan (atas), berebut bola dengan penyerang Jerman, Thomas Mueller, pada pertandingan penyisihan Grup C Piala Eropa 2016 di Stadion Stade de France, Saint-Denis, Kamis (16/6/2016).
EditorJalu Wisnu Wirajati

BORDEAUX, KOMPAS.com - Pemain depan tim nasional Jerman, Thomas Mueller, rupanya kesal dengan performanya di Piala Eropa 2016. Namun, kekesalan itu bukan lantaran belum mencetak gol.

Peruntungan Mueller di Piala Eropa memang tidak terlalu bagus. Dari delapan kali tampil di Piala Eropa, penyerang FC Bayern tersebut belum sekalipun mencetak gol untuk Die Mannschaft.

Bandingkan dengan penampilannya saat turun di Piala Dunia. Dari 13 kali bermain, Mueller mencetak sepuluh gol.

Mandulnya Mueller juga terasa semakin aneh jika melihat pencapaiannya di level klub selama musim 2015-2016. Dari 49 kali tampil untuk Bayern di semua ajang kompetisi, dia membukukan 32 gol.

Berdasarkan catatan tersebut, wajar rasanya pendukung Jerman berekspektasi Mueller akan meneruskan tren positif sepanjang musim 2015-2016, lalu bertanya-tanya kenapa Mueller gagal menunjukkan maginya.

Ditambah lagi, produktivitas Jerman tidak begitu meyakinkan. Der Panzer baru mencetak enam gol dari empat pertandingan. Bandingkan dengan Piala Eropa 2012, ketika Jerman mencetak sembilan gol dari jumlah pertandingan serupa.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Beberapa analisis menunjukkan bahwa Mueller tidak begitu nyaman dengan posisinya di tim nasional. Pelatih Joachim Loew menempatkan Mueller sebagai sayap kanan menopang sistem nomor sembilan semu yang diserahkan ke Mario Goetze.

Sementara itu, di Bayern, Mueller lebih sering diplot sebagai second striker. Itu sebabnya Mueller sulit mengembangkan permainan dan keteteran saat harus menciptakan peluang saat memakai seragam tim nasional .

Mueller sendiri sebenarnya tidak terlalu mencemaskan produktivitas. Dia hanya kecewa karena gagal memberi kontribusi untuk tim.

"Saya kesal bukan karena belum mencetak gol, tetapi karena saya tidak membantu menciptakan peluang untuk tim," ujar dia seperti dilansir dari Gazzettaworld.

Halaman:
Baca tentang


Sumber JUARA
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.