Kompas.com - 01/07/2016, 09:44 WIB
Para pemain Polandia tampak tegang saat melakoni adu tendangan penalti kontra Portugal pada perempat final Piala Eropa 2016, Kamis (30/6/2016). VALERY HACHE/AFPPara pemain Polandia tampak tegang saat melakoni adu tendangan penalti kontra Portugal pada perempat final Piala Eropa 2016, Kamis (30/6/2016).
EditorJalu Wisnu Wirajati

MARSEILLE, KOMPAS.com - Pelatih tim nasional Polandia, Adam Nawalka, mengaku bangga dengan hasil yang dicapai timnya di Piala Eropa 2016. Kendati tersisih oleh Portugal, Polandia tak pernah mengalami kekalahan sekali pun.

Polandia tersisih di perempat final Piala Eropa 2016 setelah kalah adu penalti 3-5 dari Portugal di Stade Velodrome, Kamis (30/6/2016). Adu penalti dilakukan setelah kedua tim bermain imbang 1-1.

Dalam adu tendangan penalti, Jakub Blaszczykowski gagal sebagai penendang keempat Polandia karena tendangannya ditepis Rui Patricio. Setelah itu, eksekusi Ricardo Quaresma menjadi penentu langkah Portugal ke semifinal.

"Hasil ini menjadi momen berat bagi kami. Para pemain telah bermain sepenuh hati dan tampil berani sepanjang turnamen," ujar Nawalka seusai pertandingan seperti dilansir dari situs resmi UEFA.

"Kami tidak pernah kalah dalam turnamen ini. Kami hanya tersisih lewat adu penalti. Namun, hasil ini tetaplah menyakitkan," tuturnya lagi.

Polandia memang mencatat rekor apik di Piala Eropa 2016. Mereka tak pernah kalah di fase grup lalu harus melakoni dua adu penalti pada fase gugur, salah satunya adalah ketika kalah dari Portugal.

"Turnamen ini telah menunjukkan bahwa kami tim tangguh dan memeragakan permainan yang apik. Kami harus melangkah ke depan dengan penuh optimisme," kata Nawalka.

Secara khusus, Nawalka memberi penilaian kepada Robert Lewandowski. Striker timnas Polandia itu baru mencetak gol pada saat berlaga melawan Portugal, tetapi gagal membawa timnya lolos.

"Lewandowski tetaplah pemain besar bagi tim ini. Dia kapten serta memotivasi rekan-rekannya di dalam maupun luar lapangan. Sikap dia memang pantas mendapatkan pujian," tutur Nawalka.

"Saya tak mau memberi pujian khusus kepada salah satu pemain. Semua pemain di tim ini tampil luar biasa. Turnamen ini bagus karena semua pemain," ucapnya.

Nawalka pun sudah menatap tantangan berikutnya, kualifikasi Piala Dunia 2018. Polandia akan menantang Denmark pada laga pertama Grup E, Kamis (1/9/2016).

Di Grup E, Polandia tergabung bersama Rumania, Denmark, Montenegro, Armenia, dan Kazakstan.

 

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Satu Hal yang Bikin Walter Zenga Terkesima dengan Timnas Italia di Bawah Mancini

Satu Hal yang Bikin Walter Zenga Terkesima dengan Timnas Italia di Bawah Mancini

Internasional
Jadwal Simulasi Olimpiade Tokyo, Marcus/Kevin dan Ginting Main Hari Ini

Jadwal Simulasi Olimpiade Tokyo, Marcus/Kevin dan Ginting Main Hari Ini

Liga Indonesia
Tonton Lagi Aksi Gareh Bale Versus Turki di Mola Melalui Kompas.com

Tonton Lagi Aksi Gareh Bale Versus Turki di Mola Melalui Kompas.com

Internasional
Profil Aaron Ramsey, Jenderal Lini Tengah Timnas Wales di Euro 2020

Profil Aaron Ramsey, Jenderal Lini Tengah Timnas Wales di Euro 2020

Sports
Denmark Vs Belgia, Laga Berat Tim Dinamit Tanpa Christian Eriksen

Denmark Vs Belgia, Laga Berat Tim Dinamit Tanpa Christian Eriksen

Internasional
Resmi Tinggalkan Real Madrid, Ini 4 Momen Terbaik Sergio Ramos bersama Los Blancos

Resmi Tinggalkan Real Madrid, Ini 4 Momen Terbaik Sergio Ramos bersama Los Blancos

Sports
Simulasi Olimpiade Tokyo, Kata Ahsan/Hendra Usai Tumbang oleh Pasangan Dadakan

Simulasi Olimpiade Tokyo, Kata Ahsan/Hendra Usai Tumbang oleh Pasangan Dadakan

Badminton
Pahlawan Olahraga dan Pahlawan Kesiangan

Pahlawan Olahraga dan Pahlawan Kesiangan

Sports
Profil Aleksey Miranchuk, Motor Kemenangan Perdana Rusia di Euro 2020

Profil Aleksey Miranchuk, Motor Kemenangan Perdana Rusia di Euro 2020

Sports
Jadwal Euro 2020 Hari ini, Belgia dan Belanda Berlaga

Jadwal Euro 2020 Hari ini, Belgia dan Belanda Berlaga

Internasional
'Sepatu Lionel Messi Akan Berlanjut di Lapangan Camp Nou...'

"Sepatu Lionel Messi Akan Berlanjut di Lapangan Camp Nou..."

Liga Spanyol
Jadi Man of the Match Laga Italia Vs Swiss, Ini Kata Locatelli

Jadi Man of the Match Laga Italia Vs Swiss, Ini Kata Locatelli

Internasional
Respons Coca-Cola soal Aksi Ronaldo: Setiap Orang Punya Selera Minuman Sendiri

Respons Coca-Cola soal Aksi Ronaldo: Setiap Orang Punya Selera Minuman Sendiri

Internasional
Profil Manuel Locatelli - Pernah Gagal di AC Milan, Kini Jadi Nyawa Tikitalia Gli Azzurri

Profil Manuel Locatelli - Pernah Gagal di AC Milan, Kini Jadi Nyawa Tikitalia Gli Azzurri

Sports
Pukul Pemain Persis Solo, Leonard Tupamahu Akhirnya Minta Maaf

Pukul Pemain Persis Solo, Leonard Tupamahu Akhirnya Minta Maaf

Liga Indonesia
komentar di artikel lainnya
Close Ads X