Kompas.com - 30/06/2016, 19:13 WIB
Pemain Bhayangkara Surabaya United merayakan gol ke gawang Persib Bandung dalam laga Torabika Soccer Championship 2016 di Sidoarjo, Sabtu (11/6/2016). SUCI RAHAYU/JUARA.netPemain Bhayangkara Surabaya United merayakan gol ke gawang Persib Bandung dalam laga Torabika Soccer Championship 2016 di Sidoarjo, Sabtu (11/6/2016).
|
EditorJalu Wisnu Wirajati

SURABAYA, KOMPAS.com - Keinginan Bhayangkara Surabaya United (BSU) untuk memakai nama dan logo Persebaya Surabaya menemui hambatan serius. Gugatan BSU kalah di Pengadilan Niaga Surabaya pada Kamis (30/6/2016).

Majelis hakim dalam sidang Pengadilan Niaga Surabaya menolak gugatan BSU terhadap Persebaya di bawah naungan PT Persebaya Indonesia (PI).

BSU lewat PT Mitra Muda Inti Berlian (MMIB) dalam sidang yang dipimpin oleh Hakim Ketua, Ari Jiwantara SH, dan Hakim Anggota, Harijanto SH ini dinilai tidak mampu menunjukkan bukti gugatannya.

Persidangan ini berlangsung molor dari jadwal semula pukul 10.00 WIB menjadi pukul 11.30 WIB. Pada akhir persidangan, PT PI disebutkan sebagai pihak yang berhak atas nama dan logo Persebaya.

Hal itu disebabkan lantaran PT PI telah lebih dulu mengajukan pada Direktorat Jenderal (Dirjen) Hak Kekayaan Intelektual (HKI) Kementrian Hukum dan HAM (KemenkumHAM).

Meski gugatannya ditolak, pemilik BSU, I Gede Widiade mengisyaratkan bahwa langkah klubnya tidak tertutup, melainkan hanya terganjal. Hal itu dibuktikan bahwa pihaknya akan memanfaatkan kesempatan banding yang diberikan oleh pengadilan.

”Kami menghormati keputusan majelis hakim. Kami akan mempergunakan hak untuk banding seperti yang dijamin oleh undang-undang,” tutur Gede.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sementara itu, kemenangan atas nama dan logo membuat Persebaya Surabaya coba merangkai langkah selanjutnya. Mereka siap menuntut hak untuk ikut kompetisi.

”Setelah ini, kami sudah pasti akan berupaya mengembalikan hak klub ini,” ucap Sekretaris Persebaya, Ram Surahman.

”Boleh saja kami tidak diakui PSSI, tetapi Persebaya tidak pernah dikeluarkan dari keanggotaan PSSI. Untuk itu, kami akan menagih hak kami kembali,” tuturnya lagi.  (Suci Rahayu)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Sumber JUARA
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.