Bek Portugal Beberkan Masa Lalu yang Bikin Ronaldo Jadi Bintang

Kompas.com - 30/06/2016, 09:31 WIB
Pemain bintang Portugal, Cristiano Ronaldo, menjalani sesi latihan di Marcoussis, Paris, pada Minggu (19/6/2016) waktu setempat. FRANCISCO LEONG/AFPPemain bintang Portugal, Cristiano Ronaldo, menjalani sesi latihan di Marcoussis, Paris, pada Minggu (19/6/2016) waktu setempat.
EditorAloysius Gonsaga AE

KOMPAS.com - Pemain belakang timnas Portugal, Jose Fonte, membeberkan kisah masa muda Cristiano Ronaldo. Dia mengakui pemain yang kini menjadi kapten Seleccao das Quinas itu bakal menjadi seorang bintang.

Fonte masih berusia 13 tahun ketika Ronaldo pertama kali berjalan melewati pintu kamar ganti di Sporting Lisbon. Saat itu juga, palang pintu Southampton itu segera tahu bahwa seseorang yang istimewa telah tiba.

"Saya hanya ingat Ronaldo melakukan push-up di kamar mandi," kata Fonte kepada The Telegraph, Rabu (29/6/2016).

"Dia akan mengatakan kepada semua orang, 'Setelah latihan, saya akan melakukan push-up lebih banyak daripada Anda'. Dan dia akan melakukan lebih dari semua orang. Ini menunjukkan betapa kompetitif dirinya. Dia berada begitu jauh di depan semua orang," ucapnya lagi.

Bahkan, Fonte yakin Ronaldo masih lebih hebat dari pemilik lima gelar Ballon d'Or, Lionel Messi.

"Saya suka Messi, tetapi Ronaldo adalah Ronaldo," ujar pria berusia 32 tahun itu.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Setelah latihan, saya melihat dia jutaan kali di gym. Dia mencoba menjadi lebih kuat dan berusaha untuk menjadi lebih cepat. Di sisi lain, orang lain sudah pulang. Etos kerja dan keinginan untuk menjadi yang terbaik dari Ronaldo tidak ada tandingannya," tuturnya lagi.

Sekarang, Fonte dan Ronaldo sedang bersiap melakoni laga perempat final Piala Eropa 2016 kontra Polandia di Stade Velodrome, Kamis (30/6/2016). Catatan terbaik Portugal dalam Piala Eropa adalah menjadi finalis pada 2004 ketika mereka menjadi tuan rumah.

Kini, dengan kehadiran Ronaldo, yang baru saja menyelesaikan musim kompetisi di klub dengan koleksi lebih dari 50 gol dalam enam tahun beruntun, publik Portugal berharap banyak agar mereka dapat terus melaju.

Selama enam musim tersebut, CR7 memang menjelma menjadi monster kotak penalti milik Real Madrid. Secara berturut-turut, dia mampu melesakkan 53 gol (2011), 60 (2012), 55 (2013), 51 (2014), 61 (2015), dan 51 (2016) dari semua kompetisi. (Septian Tambunan)



Sumber JUARA
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X