Perempuan Boleh Latih Timnas Inggris

Kompas.com - 29/06/2016, 11:58 WIB
Ketua Eksekutif Federasi Sepak Bola Inggris (FA) Martin Glenn menjalani jumpa pers di Watford, 16 November 2015. JUSTIN TALLIS/AFPKetua Eksekutif Federasi Sepak Bola Inggris (FA) Martin Glenn menjalani jumpa pers di Watford, 16 November 2015.
|
EditorJalu Wisnu Wirajati

KOMPAS.com - Ketua Eksekutif Federasi Sepak Bola Inggris (FA) Martin Glenn menjelaskan kriteria untuk pelatih tim nasional. Dia mengatakan perempuan juga bisa menangani Wayne Rooney cs.

Jabatan tersebut lowong setelah Roy Hodgson mengundurkan diri. Mereka secara mengejutkan kalah dari Islandia di Stadion Allianz Riviera, Senin (27/6/2016).

Diakui Glenn, pencarian sosok suksesor tidaklah mudah. Oleh karenanya, FA kemungkinan akan menunjuk sosok suksesor yang mengerucut kepada Gareth Southgate, lalu memilih pelatih tetap.

Untuk posisi permanen, Glenn memberikan batasan jenis kelamin.

"Orang itu bisa pria atau perempuan terbaik. Lebih mungkin pria, sosok terbaik untuk pekerjaan ini. Saya tidak menutup opsi apa pun," tutur Glenn.

"Idealnya, dia memiliki pengalaman dalam sepak bola Inggris hingga level yang cukup penting. Itulah yang kami cari," kata dia.

Apabila FA menunjuk perempuan, tim nasional Inggris bakal mencatat sejarah baru. Belum ada sebelumnya perempuan pelatih menangani tim nasional pria Inggris.

Salah satu perempuan pelatih ternama di Inggris adalah Hope Powell, yang menangani tim nasional perempuan Inggris dan Britania Raya hingga 2013.

Juara Danurwindo - Pertimbangan Pelatih Ganti Taktik

Baca tentang
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X