Kemenpora Ancam Stop TSC, Manajer Persib Tak Setuju

Kompas.com - 27/06/2016, 15:58 WIB
Manager Persib Bandung Umuh Muchtar saat diwawancarai wartawan di Stadion Siliwangi, Jalan Lombok Kota Bandung, Kamis (11/2/2016) KOMPAS.com/DENDI RAMDHANIManager Persib Bandung Umuh Muchtar saat diwawancarai wartawan di Stadion Siliwangi, Jalan Lombok Kota Bandung, Kamis (11/2/2016)
|
EditorEris Eka Jaya

BANDUNG, KOMPAS.com — Manajer Persib Bandung Umuh Muchtar sangat menyesalkan adanya ancaman dari Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora). Kemenpora mengancam akan menghentikan untuk sementara perhelatan TSC 2016.

Ancaman dari Kemenpora itu muncul setelah peristiwa kerusuhan suporter saat laga Persija melawan Sriwijaya FC di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jumat (24/6/2016) malam.

Umuh Muchtar mengatakan, bukan hanya Persib yang tidak setuju dengan niat Kemenpora tersebut. Semua peserta TSC dibuat bingung dengan statement yang disampaikan Kemenpora.

"Becermin pada pembekuan PSSI, seharusnya Menpora bijaksana dalam menyikapi kejadian tersebut. Rencana penghentian turnamen ini keliru dan tidak tepat," ujar Umuh di Bandung, Minggu (26/6/2016).

Dia mengakui, tindakan yang dilakukan suporter itu memang tidak dibenarkan, tetapi jangan turnamennya yang disalahkan.

Manajer Persib ini lalu mengatakan, seharusnya Kemenpora berterima kasih masih ada pihak seperti PT GTS (Gelora Trisula Semesta). Sebab, PT GTS berperan menghidupkan persepakbolaan Indonesia melalui turnamen jangka panjang ini.

Menurut Umuh, semua insan sepak bola Indonesia sangat prihatin dengan kejadian itu dan pihak yang bersalah patut mendapat hukuman.

"Misalnya, Persija dihukum tidak boleh ada penonton saat laga kandang. Demikian pula ketika laga tandang, suporter Persija dilarang menonton. Sanksi ini tujuannya sebagai pelajaran buat mereka agar kejadian yang sama tidak terulang," ujar Umuh. (Estu Santoso)

Juara Danurwindo - Formasi dan Taktik yang Tepat



Sumber JUARA
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X