Kompas.com - 19/06/2016, 07:02 WIB
Pelatih timnas Jerman, Joachim Loew, memimpin pasukannya berlatih jelang pertandingan melawan Polandia, Selasa (14/6/2016). PATRIK STOLLARZ/AFPPelatih timnas Jerman, Joachim Loew, memimpin pasukannya berlatih jelang pertandingan melawan Polandia, Selasa (14/6/2016).
EditorAloysius Gonsaga AE

PARIS, KOMPAS.com - Pelatih timnas Jerman, Joachim Loew, tidak peduli dengan kritik mantan pemainnya, Michael Ballack. Loew hanya ingin fokus membawa Jerman lolos ke babak 16 besar Piala Eropa 2016.

Ballack mengatakan bahwa tim Jerman kurang berkarakter dan kurang fokus mencetak gol. Mantan bintang Bayern Muenchen dan timnas Jerman ini menganggap para pemain hanya memikirkan cara bermain indah.

Namun Loew tak terlalu memikirkan soal pernyataan tersebut. Dia juga mengaku sudah biasa mendapat kritik seperti itu.

"Dua tahun lalu sebelum Piala Dunia 2014, saya juga mendapat kritik dari orang-orang. Setelah kami juara, semua pun berubah. Sekarang pun demikian," kata Loew.

Ballack bukan satu-satunya yang mengkritik kinerja para pemain di lini depan Die Mannschaft. Bek tengah Jerome Boateng pun mengatakan rekan-rekannya harus bisa memanfaatkan peluang yang ada jika ingin lolos.

Namun, Loew tidak sependapat dengan anggapan tersebut. Menurut Loew, penyebab skuatnya hanya bermain 0-0 adalah karena gaya main yang tidak cocok untuk membongkar lini belakang Polandia.

"Kami kurang banyak berlari ke kotak penalti dan menekan lawan. Tidak cukup banyak pemain Jerman berada di sana untuk membongkar pertahanan lawan. Namun, lini depan kami tidak punya masalah produktivitas," kata Loew.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dia pun memuji kinerja para gelandangnya, seperti Thomas Mueller dan Mario Goetze yang diplot sebagai false nine. Dua nama ini sempat menjadi sorotan karena belum mencetak gol pada dua pertandingan Jerman di Grup C.

"Saya cukup puas dengan Goetze. Dia banyak bergerak dan bekerja keras meski jarang mendapatkan peluang. Tentang Mueller, tentu semua khawatir dia belum mencetak gol, tetapi pada laga melawan Polandia kans kami memang tidak banyak. Jika kami bermain dengan baik, gol Mueller tinggal menunggu waktu," tutur Loew.

Jerman hanya butuh hasil seri melawan Irlandia Utara pada laga terakhir Grup C, Selasa (21/6/2016) untuk lolos ke babak 16 Besar. Namun, jika ingin mengunci posisi juara grup, Mueller dkk wajib meraih tiga poin. (Lariza Oky Adisty)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Sumber JUARA
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Klasemen Piala AFF 2020: Tekuk Kamboja, Indonesia Bayangi Malaysia

Klasemen Piala AFF 2020: Tekuk Kamboja, Indonesia Bayangi Malaysia

Internasional
Profil Rachmat Irianto, Darah Timnas Indonesia dari Sang Ayah

Profil Rachmat Irianto, Darah Timnas Indonesia dari Sang Ayah

Sports
Hasil Timnas Indonesia Vs Kamboja: Patahkan 'Kutukan' di Piala AFF, Garuda Menang 4-2

Hasil Timnas Indonesia Vs Kamboja: Patahkan "Kutukan" di Piala AFF, Garuda Menang 4-2

Liga Indonesia
Dua Gol Rachmat Irianto Samai Torehan Emas Sang Ayah Bejo Sugiantoro

Dua Gol Rachmat Irianto Samai Torehan Emas Sang Ayah Bejo Sugiantoro

Internasional
Indonesia Vs Kamboja: Gol Rumakiek Dibalas Lawan, Garuda Unggul 4-2

Indonesia Vs Kamboja: Gol Rumakiek Dibalas Lawan, Garuda Unggul 4-2

Internasional
Babak Pertama Timnas Indonesia Vs Kamboja: Rachmat Irianto Ukir Brace, Garuda Unggul 3-1

Babak Pertama Timnas Indonesia Vs Kamboja: Rachmat Irianto Ukir Brace, Garuda Unggul 3-1

Liga Indonesia
Indonesia Vs Kamboja - Rachmat Irianto Cetak Gol Lagi, Garuda Juga Kebobolan

Indonesia Vs Kamboja - Rachmat Irianto Cetak Gol Lagi, Garuda Juga Kebobolan

Liga Indonesia
Indonesia Vs Kamboja: Kali Keempat dari Lima Laga di Bawah STY, Garuda Memimpin Lebih Dulu

Indonesia Vs Kamboja: Kali Keempat dari Lima Laga di Bawah STY, Garuda Memimpin Lebih Dulu

Internasional
Link Live Streaming Bali United Vs Madura United, Kickoff 20.45 WIB

Link Live Streaming Bali United Vs Madura United, Kickoff 20.45 WIB

Liga Indonesia
Indonesia Vs Kamboja, Evan Dimas Bawa Garuda Unggul 2-0

Indonesia Vs Kamboja, Evan Dimas Bawa Garuda Unggul 2-0

Liga Indonesia
Profil Syahrul Fadil, Kiper Timnas Indonesia Pertama di Piala AFF 2020

Profil Syahrul Fadil, Kiper Timnas Indonesia Pertama di Piala AFF 2020

Sports
Indonesia Vs Kamboja - Sundulan Rachmat Irianto Bawa Garuda Unggul

Indonesia Vs Kamboja - Sundulan Rachmat Irianto Bawa Garuda Unggul

Liga Indonesia
Multistage Fitness Test: Pengertian dan Manfaatnya untuk Kebugaran Jasmani

Multistage Fitness Test: Pengertian dan Manfaatnya untuk Kebugaran Jasmani

Sports
Resmi, SEA Games Vietnam 2022 Pertandingkan 40 Cabor

Resmi, SEA Games Vietnam 2022 Pertandingkan 40 Cabor

Sports
Kiat dan Tantangan yang Dihadapi Sean Gelael di Danau Toba Rally 2021

Kiat dan Tantangan yang Dihadapi Sean Gelael di Danau Toba Rally 2021

Sports
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.