Laporta: Kasus Pajak adalah Rencana agar Messi Tinggalkan Barcelona

Kompas.com - 05/06/2016, 08:04 WIB
Bintang Barcelona, Lionel Messi, merayakan golnya ke gawang Espanyol pada partai La Liga di Stadion Camp Nou, 8 Mei 2016.
LLUIS GENE/AFPBintang Barcelona, Lionel Messi, merayakan golnya ke gawang Espanyol pada partai La Liga di Stadion Camp Nou, 8 Mei 2016.
EditorAloysius Gonsaga AE

KOMPAS.com - Bekas presiden FC Barcelona, Joan Laporta, menduga ada skenario besar di balik kasus pajak yang menimpa Lionel Messi. Laporta menyebut pihak lain memiliki rencana mengeluarkan bintang asal Argentina tersebut dari Camp Nou.

Messi, peraih empat gelar Ballon d'Or, bersama ayahnya, Jorge Messi, baru saja diadili pekan ini karena tuduhan menghindari pajak antara 2007 dan 2009. Ini membuat pemain dengan julukan La Pulga tersebut terlambat bergabung dengan rekan-rekannya di timnas Argentina, yang tengah mempersiapkan diri menghadapi pertandingan Copa America Centenario di Amerika Serikat.

"Menurut saya, hal tersebut merupakan bagian dari politik, hukum, olahraga dan strategi media dengan memanfaatkan negara sebagai pengeksekusi, agar Messi meninggalkan Barcelona," ujar Laporta melalui Twitter.

"Saya sedih dan kecewa dengan kemarahan yang ditujukan kepada Messi dan keluarganya."

Laporta pun menyatakan kekhawatirannya terhadap cara klub menangani kasus tersebut. Menurutnya, Barca terlihat sangat pasif sehingga Messi harus berjuang sendirian untuk lolos dari jeratan hukum itu.

"Saya merasa klub kurang mengambil porsi untuk mempertahankan pemainnya, Lionel Messi, yang merupakan pemain terbaik di dunia," ujar pria 53 tahun tersebut.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Laporta gagal menjadi presiden The Catalans karena kalah bersaing dengan Josep Bartomeu pada pemilihan musim panas lalu. Sebelumnya, dia menjabat sebagai orang nomor satu di Camp Nou antara 2003 dan 2010.



Sumber Marca
Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X