Mengapa PSG Tak Bisa Rekrut Ronaldo dan Neymar?

Kompas.com - 04/06/2016, 15:05 WIB
Presiden Paris Saint-Germain (PSG) Nasser Al-Khelaifi menghadiri sesi latihan tim di Saint-Germain-en-Laye, 15 Februari 2016.
FRANCK FIFE/AFPPresiden Paris Saint-Germain (PSG) Nasser Al-Khelaifi menghadiri sesi latihan tim di Saint-Germain-en-Laye, 15 Februari 2016.
|
EditorAnju Christian

KOMPAS.com — Presiden Paris Saint-Germain (PSG) Nasser Al-Khelaifi membahas aktivitas transfer timnya dalam wawancara dengan media asal Perancis, Le Parisien, Jumat (5/6/2016).

Dalam sesi tersebut, Al-Khelaifi sempat disinggung terkait rumor transfer Neymar dan Cristiano Ronaldo. Dua nama itu memang dikaitkan dengan PSG dalam beberapa bulan terakhir.

PSG diyakini bakal memanfaatkan mandeknya negosiasi kontrak antara Barcelona dan Neymar, tetapi transfer tidak terjadi hingga kini. Adapun Ronaldo telah mendeklarasikan ingin bertahan di Real Madrid sampai usia 40.

Apa yang melatarbelakangi kegagalan PSG meyakinkan dua bintang tersebut?

Al-Khelaifi menjawab kepada jurnalis Le Parisien, "Apa yang Anda katakan tidak benar. Suatu hari, apabila kami menjuarai Liga Champions, saya akan memberitahukan suatu rahasia."

Liga Champions memang menjadi target utama PSG sejak diambil alih Qatar Sports Investments pada 2011. Atas dasar itu, Al-Khelaifi melihat capaian klub pada 2015-2016 sebagai sebuah kegagalan.

PSG meraup empat gelar domestik, tetapi terhenti di babak perempat final Liga Champions oleh Manchester City. Ada perasaan kecewa dari sang patron pada laga kontra Man City.

"Dua jam sebelum partai kedua, saya mengetahui bahwa tim akan kalah. Saya tidak merasakan apa pun dari pemain dan mengatakan kepada staf bahwa mereka tidak siap untuk bertarung," ucap dia.

Situasi tersebut mendorong Al-Khelaifi untuk melakukan perubahan signifikan pada musim panas 2016.

Bukan mustahil, pelatih Laurent Blanc menjadi korban. PSG kini dikaitkan dengan Diego Simeone, yang membawa Atletico Madrid mencapai final Liga Champions dua kali dalam tiga tahun.

"Saya menganalisis hasil dan kompetensi semua mulai dari pemain, pelatih, hingga manajemen. Kami memerlukan perubahan," kata pria asal Qatar itu.

Juara 10 Gol Terbaik di Ligue 1 2015-2016



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X