Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 24/05/2016, 20:50 WIB
|
EditorAloysius Gonsaga AE

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Direktur PS TNI, Letnan Jenderal Edy Rahmayadi, ditunjuk untuk menjadi ketua kelompok 85 yang beranggotakan 92 voters, atau pemilik suara PSSI.

Kelompok 85 merupakan para pemegang hak pilih PSSI yang menuntut agar Kongres Luar Biasa (KLB) segera digelar. Mereka berharap PSSI memiliki ketua baru.

Maklum, posisi Ketua Umum PSSI sedang mengalami kekosongan setelah La Nyalla Mattalitti tersangkut persoalan hukum.

Menurut Edy, kelompok 85 sudah dua kali mengirim surat pengajuan KLB kepada PSSI. Namun, jika PSSI tak juga memberikan tanggapan, kelompok 85 siap membawa persoalan ini kepada FIFA.

"Jika sampai tiga kali tidak ditanggapi PSSI, kami akan menyurati FIFA sehingga FIFA wajib mengecek dan menindaklanjuti hal tersebut," kata Edy dalam konferensi pers di Jakarta, pada Selasa (24/5/2016) sore.

Menurut Edy, keinginan untuk segera menyelenggarakan KLB didasari oleh keikutsertaan Indonesia pada Piala AFF 2016, September 2016.

"September kita akan tampil. Lantas, siapa yang main nanti? Siapa yang harus memikirkan hal itu? Tentunya adalah bangsa Indonesia," tutur Edy.

Pada kesempatan itu, Manajer Persib Bandung, Umuh Muchtar, juga menyatakan dukungannya kepada Edy untuk memimpin kelompok 85.

"Dedikasi beliau sebagai pemimpin tak perlu diragukan lagi. Terlebih, dia adalah jenderal bintang tiga," kata Umuh.

"Tidak ada intervensi. Saya dan kawan-kawan mencari solusi untuk menyelesaikan permasalahan sepak bola Indonesia. Harus ada KLB, karena saat ini tak ada pemimpin," ucapnya.

Dalam statuta PSSI, KLB bisa digelar jika didukung oleh 2/3 voters, atau berjumlah 50 plus 1.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+