Kompas.com - 20/05/2016, 07:27 WIB
EditorJalu Wisnu Wirajati

TURIN, KOMPAS.com — FIFA Ballon d'Or merupakan penghargaan yang diberikan kepada pemain terbaik dunia setiap tahunnya. Namun, Paul Pogba mengaku dirinya belum siap memenangi penghargaan itu.

Pogba saat ini diakui sebagai salah satu talenta muda berbakat di dunia. Gelandang muda Juventus itu digadang-gadang akan bisa menjadi pemain terbaik dunia pada masa mendatang.

Pogba menilai, dirinya telah mengalami perkembangan. Namun, dia mengaku belum bisa dianggap sebagai salah satu pemain terbaik di dunia.

"Saya berkembang dengan sangat baik pada musim ini. Kepergian Andrea Pirlo dan Carlos Tevez telah membuat saya memiliki tanggung jawab lebih besar," ujar Pogba kepada Sky Sports, Kamis (19/5/2016).

Saat ini, Pogba bersama Juventus tengah bersiap menghadapi final Coppa Italia pada Sabtu (21/5/2016). Mereka akan ditantang oleh AC Milan.

"Setiap final harus selalu dimenangi. Itulah yang harus kami lakukan," ujar pemain asal Perancis itu.

"Kami ingin mencatat sejarah dengan keberhasilan meraih gelar domestik ganda dalam dua musim berturut-turut," ucap pemain kelahiran 15 Maret 1993 itu.

Musim lalu, Juventus juga bisa menyandingkan gelar juara Serie A dengan Coppa Italia. Pogba berharap tahun ini timnya bisa mengulang prestasi serupa.

"Tahap berikutnya adalah memenangi Liga Champions. Secara pribadi, saya masih harus berkembang sebelum bisa menargetkan meraih Ballon d'Or," tuturnya.

Pada FIFA Ballon d'Or 2015 lalu, Pogba masuk daftar 11 Pemain Terbaik Dunia 2015. Namun, dia tak bisa menembus posisi tiga besar Pemain Terbaik Dunia yang diisi Cristiano Ronaldo, Lionel Messi, dan Neymar.

Juara Juventus 5-0 Sampdoria: Penutup Sempurna

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kenapa Komdis PSSI Hanya Denda Rp 250 Juta ke Arema FC?

Kenapa Komdis PSSI Hanya Denda Rp 250 Juta ke Arema FC?

Sports
Lineup Ekstra Agresif Juergen Klopp Jadi Kunci Kemenangan Liverpool

Lineup Ekstra Agresif Juergen Klopp Jadi Kunci Kemenangan Liverpool

Liga Champions
Chelsea Vs Milan: Rossoneri Berbahaya, The Blues Waspada

Chelsea Vs Milan: Rossoneri Berbahaya, The Blues Waspada

Liga Champions
Barcelona Kalah dari Inter, Xavi: Tidak Ada Kata Selain Kemarahan

Barcelona Kalah dari Inter, Xavi: Tidak Ada Kata Selain Kemarahan

Liga Champions
Chelsea Vs AC Milan, Ketika Giroud Pulang ke Rumah...

Chelsea Vs AC Milan, Ketika Giroud Pulang ke Rumah...

Sports
Kesaksian Saksi Mata di Gate 13 Stadion Kanjuruhan

Kesaksian Saksi Mata di Gate 13 Stadion Kanjuruhan

Liga Indonesia
Pele Prihatin dengan Tragedi Kanjuruhan, Kirim Pesan Cinta untuk Indonesia

Pele Prihatin dengan Tragedi Kanjuruhan, Kirim Pesan Cinta untuk Indonesia

Liga Indonesia
Real Madrid Vs Shakhtar: Hasrat Los Blancos Tunjukkan Identitas Sebenarnya

Real Madrid Vs Shakhtar: Hasrat Los Blancos Tunjukkan Identitas Sebenarnya

Liga Champions
Iwan Bule Tolak Mundur dari Ketum PSSI, Singgung Tanggung Jawab

Iwan Bule Tolak Mundur dari Ketum PSSI, Singgung Tanggung Jawab

Liga Indonesia
Real Madrid Vs Shakhtar: Ancelotti Tegaskan Pentingnya Gelar Juara Liga Champions bagi Los Blancos

Real Madrid Vs Shakhtar: Ancelotti Tegaskan Pentingnya Gelar Juara Liga Champions bagi Los Blancos

Liga Champions
Tragedi Kanjuruhan Harus Jadi Pelajaran dan Bahan Renungan

Tragedi Kanjuruhan Harus Jadi Pelajaran dan Bahan Renungan

Liga Indonesia
12 Orang dan Arema FC Sudah Dihukum atas Tragedi Kanjuruhan

12 Orang dan Arema FC Sudah Dihukum atas Tragedi Kanjuruhan

Liga Indonesia
BERITA FOTO - Gate 12 dan 13 Menjadi Saksi Bisu Tragedi Kanjuruhan

BERITA FOTO - Gate 12 dan 13 Menjadi Saksi Bisu Tragedi Kanjuruhan

Liga Indonesia
Rencana Persib Bandung Selama Liga 1 2022-2023 Dihentikan

Rencana Persib Bandung Selama Liga 1 2022-2023 Dihentikan

Liga Indonesia
46 Hari Jelang Piala Dunia 2022: Kisah Pemain Perancis Hilang Gigi

46 Hari Jelang Piala Dunia 2022: Kisah Pemain Perancis Hilang Gigi

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.