Kompas.com - 19/05/2016, 10:28 WIB
Gestur pelatih Sevilla, Unai Emery, saat laga final Liga Europa kontra Liverpool di Stadion St Jakob Park, Basel, Rabu (18/5/2016), waktu setempat. JAVIER SORIANO/AFPGestur pelatih Sevilla, Unai Emery, saat laga final Liga Europa kontra Liverpool di Stadion St Jakob Park, Basel, Rabu (18/5/2016), waktu setempat.
|
EditorNugyasa Laksamana

BASEL, KOMPAS.com - Pelatih Sevilla, Unai Emery, berhasil mengantarkan timnya juara Liga Europa 2015-2016. Emery pun mengaku bahagia dan ingin melatih Sevilla dalam jangka waktu yang panjang.

Pada laga final Liga Europa di Stadion St Jakob Park, Basel, Rabu (18/5/2016) waktu setempat, Sevilla tertinggal lebih dulu oleh Liverpool melalui gol Daniel Sturridge.

Namun, memasuki babak kedua, Emery sukses membangkitkan timnya. Sevilla pun membalikkan keadaan menjadi 3-1 lewat gol Kevin Gameiro dan Coke.

Berkat keberhasilan ini, Emery mencatatkan rekor. Ia menjadi pelatih pertama yang mampu meraih trofi Liga Europa sebanyak tiga kali secara beruntun (2014, 2015, dan 2016).


Nama Emery mulai mencuat sejak tahun lalu. Ia sempat digadang-gadang bakal menjadi pelatih AC Milan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kini, Emery dikaitkan dengan sejumlah klub, salah satunya Everton. Pria Spanyol berusia 44 tahun itu dikabarkan menjadi kandidat kuat pengganti Roberto Martinez yang baru saja dipecat.

Kendati demikian, Emery tak langsung terpikat begitu saja dengan rumor itu. Emery mengaku masih betah di Sevilla.

"Saya sangat senang di klub ini. Selama Sevilla menginginkan saya, maka kami siap mempersiapkan masa depan," ujar Emery seusai laga, seperti dikutip Sky Sports.

"Saya berpikir akan tetap bertahan sepanjang hidup saya. Namun, saya tahu bagaimana sepak bola bekerja. Saya tak tahu apa yang akan terjadi," ucapnya.

Emery merupakan mantan pemain yang berposisi sebagai gelandang. Mengawali karier di Real Sociedad pada 1990, Emery kemudian pensiun 14 tahun kemudian di Lorca Deportivo.


Dok. Marca Unai Emery saat masih aktif bermain di Real Sociedad.

Sejak itulah, Emery ditunjuk menjadi pelatih Lorca Deportivo. Selepas dari sana, Emery menukangi Almeria (2006-2008), Valencia (2008-2012), Spartak Moscow (Mei-November 2012), dan Sevilla (2013).

Gelar yang bisa diraih Sevilla tak hanya Liga Europa saja. Mereka berpeluang menambah koleksi trofi mereka dengan memenangi final Copa del Rey kontra FC Barcelona, di Stadion Vicente Calderon, 22 Mei 2016.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Sumber Sky Sports
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Rasa Syukur Fajar Alfian Bantu Indonesia Juara Piala Thomas

Rasa Syukur Fajar Alfian Bantu Indonesia Juara Piala Thomas

Badminton
Marko Simic Melempem Lawan Arema FC, Angelo Alessio Pasang Badan

Marko Simic Melempem Lawan Arema FC, Angelo Alessio Pasang Badan

Liga Indonesia
Equestrian Solidarity Challenge, Upaya Kembangkan Olahraga Berkuda Indonesia

Equestrian Solidarity Challenge, Upaya Kembangkan Olahraga Berkuda Indonesia

Sports
Messi Bisa seperti Zidane, Kehilangan Ballon d’Or karena Kasari Lawan

Messi Bisa seperti Zidane, Kehilangan Ballon d’Or karena Kasari Lawan

Liga Lain
Sesal Merah Putih Tak Berkibar karena Sanksi WADA, Salut Indonesia Fokus Juara Piala Thomas

Sesal Merah Putih Tak Berkibar karena Sanksi WADA, Salut Indonesia Fokus Juara Piala Thomas

Badminton
Beri Sanksi yang Membuat Merah Putih Tak Bisa Berkibar di Piala Thomas, Apa Itu WADA?

Beri Sanksi yang Membuat Merah Putih Tak Bisa Berkibar di Piala Thomas, Apa Itu WADA?

Sports
Kalahkan Persija, Arema FC Patahkan 2 'Kutukan' Sekaligus

Kalahkan Persija, Arema FC Patahkan 2 "Kutukan" Sekaligus

Liga Indonesia
Juara Piala Thomas, Pencapaian Terbesar Jonatan Melebihi Asian Games

Juara Piala Thomas, Pencapaian Terbesar Jonatan Melebihi Asian Games

Badminton
Perjuangan Indonesia Berlanjut, Siap Tempur Denmark Open Usai Thomas-Uber

Perjuangan Indonesia Berlanjut, Siap Tempur Denmark Open Usai Thomas-Uber

Badminton
Agar Klub Tak Rugi dan Liga 1 Jalan Terus, Suporter PSS Diminta Tahan Diri

Agar Klub Tak Rugi dan Liga 1 Jalan Terus, Suporter PSS Diminta Tahan Diri

Liga Indonesia
'Kami Persembahkan Juara Piala Thomas untuk Seluruh Rakyat Indonesia...'

"Kami Persembahkan Juara Piala Thomas untuk Seluruh Rakyat Indonesia..."

Badminton
Indonesia Juara Piala Thomas: Terwujudnya Harapan Sang Kapten Hendra Setiawan

Indonesia Juara Piala Thomas: Terwujudnya Harapan Sang Kapten Hendra Setiawan

Sports
Teco Minta Maaf kepada Suporter Terkait Insiden Wawan dan Pacheco

Teco Minta Maaf kepada Suporter Terkait Insiden Wawan dan Pacheco

Liga Indonesia
Bekuk AS Roma, Juventus Asuhan Allegri Berkembang Jadi Mesin Pemenang 1-0

Bekuk AS Roma, Juventus Asuhan Allegri Berkembang Jadi Mesin Pemenang 1-0

Liga Italia
Indonesia Juara Piala Thomas 2020, Hendra Setiawan Kehabisan Kata-kata

Indonesia Juara Piala Thomas 2020, Hendra Setiawan Kehabisan Kata-kata

Badminton
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.