Kompas.com - 17/05/2016, 07:04 WIB
EditorJalu Wisnu Wirajati

BARCELONA, KOMPAS.com - Neymar mengaku kurang puas dengan beberapa hal yang terjadi pada musim ini, sekalipun sukses mengantarkan Barcelona mempertahankan trofi Divisi Primera La Liga.

Ada dua hal yang membuat Neymar tidak puas. Pertama, terkait dengan statistik penyerang asal Brasil itu musim ini Hal kedua lantaran kegagalan Barcelona mempertahankan trofi Liga Champions.

"Saya tetap senang dengan keberhasilan menjuarai La Liga dan performa rekan-rekan di tim ini. Namun, musim ini bukanlah tahun terbaik saya," kata Neymar kepada Globo Esporte, Senin (16/5/2016).

"Saya selalu ingin melewati pencapaian statistik dan rekor pribadi. Hal itu dikarenakan saya ingin menjadi pribadi yang lebih baik setiap harinya," tutur mantan striker Santos itu.

Menilik statistik, memang terjadi penurunan dalam hal produktivitas gol Neymar. Musim lalu, dia bisa mencetak 39 gol dari 51 laga di berbagai ajang. Musim ini, catatan gol dia "hanya" 30 dari 48 pertandingan bersama Barcelona.

Penurunan produktivitas gol Neymar juga tak lepas dari "kebuasan" Luis Suarez. Tandem Neymar dan Lionel Messi di lini depan Barcelona itu mengumpulkan 40 gol di La Liga. Dia pun berhak atas Sepatu Emas Eropa sebagai lambang supremasi pemain tersubur di Benua Biru.

"Suarez merupakan pemain hebat. Dia tidak hanya pencetak gol, melainkan juga pengatur permainan. Dia juga seorang teman baik. Saya senang atas keberhasilan dia," tutur Neymar.

Kekecewaan lain Neymar terkait kegagalan di Liga Champions. Langkah Barcelona dihentikan Atletico Madrid pada perempat final.

"Sangat menyakitkan mengetahui kami tak berada di final Liga Champions. Apalagi, kami mengetahui bahwa tim ini punya potensi untuk mencapainya," ujar pencetak tiga gol di Liga Champions musim ini tersebut.

"Akan tetapi, hal itu sudah terjadi. Kita semua harus menyelamati dua tim yang melangkah ke final," ucapnya lagi.

Atletico akan menghadapi Real Madrid pada final di Milan pada 28 Mei mendatang. Menurut Neymar, keberadaan dua wakil Spanyol di final menunjukkan bahwa persaingan di La Liga sangatlah sulit dan kompetitif.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.