Kompas.com - 14/05/2016, 19:51 WIB
|
EditorAnju Christian

BARCELONA, KOMPAS.com - Barcelona berpeluang menambah gelar pada pekan terakhir La Liga, Sabtu (14/5/2016). Syaratnya, mereka menang atas Granada di Stadion Nuevo Los Cármenes.

Sekalipun gagal meraih tiga angka, Barcelona masih bisa menjadi juara. Asalkan, Real Madrid juga terpeleset di markas Deportivo La Coruna, Stadion Riazor, pada waktu yang sama.

Potensi lahirnya titel tambahan juga memperkaya raihan gelar personal awak klub beralias Blaugrana dalam riwayat hidup mereka masing-masing.

Berikut ini adalah empat pemain aktif Barcelona dengan detail gelar terbanyak, yang mencakup semua kompetisi resmi dalam karier mereka.

1. Andres Iniesta (31 gelar)

PIERRE-PHILIPPE MARCOU / AFP Andres Iniesta merayakan gol ketiga Barcelona ke gawang Real Madrid pada lanjutan La Liga di Stadion Santiago Bernabeu, Sabtu (21/11/2015).

Andres Iniesta baru merayakan ulang tahun ke-32 pada Rabu (11/5/2016). Masih terbentang waktu beberapa tahun ke depan bagi Don Andres memburu status pemain dengan koleksi gelar terbanyak di muka bumi.

Rekor fantastis itu masih dipegang legenda Manchester United, Ryan Giggs, dengan 36 trofi. Catatan Iniesta kini menyentuh 29 gelar, plus sepasang titel di kancah junior.

Kepastian juara La Liga pada akhir pekan ini akan menggenapkan koleksi Iniesta menjadi 32 gelar.

Jumlah trofi miliknya utuk Barca terbagi atas 7 titel La Liga, 3 Copa del Rey, 6 Piala Super Spanyol, 4 Liga Champions, 3 Piala Super Eropa, dan 3 Piala Dunia Klub.

Di level timnas Spanyol, ia berperan besar mengantarkan negaranya menjuarai Piala Dunia 2010, Piala Eropa 2008 dan 2012, plus Piala Eropa U-19 2002 dan Piala Eropa U-17 2001.

2. Dani Alves (30 gelar)

QUIQUE GARCIA/AFP/Getty Images Bek kanan Barcelona, Daniel Alves

Sosok Dani Alves (33 tahun) seolah menjadi jaminan datangnya kejayaan. Tidak seperti Iniesta, gelontoran trofi milik bek sayap Brasil itu di level klub tak melulu hadir saat berkostum Barcelona.

Alves mencicipi 30 gelar yang terdistribusi untuk Sevilla, Barca, dan timnas Brasil. Saat membela Sevilla pada 2002-2008, dia ikut menyumbangkan 1 trofi Copa del Rey, 1 Piala Super Spanyol, 2 Piala UEFA, dan 1 Piala Super Eropa.

Setelah berganti kostum ke merah-biru Blaugrana, ia meraih 5 gelar La Liga, 3 Copa del Rey, 4 Piala Super Spanyol, 3 Liga Champions, 3 Piala Super Eropa, dan 3 Piala Dunia Klub.

Untuk negaranya, Alves merayakan kejayaan di Copa America 2007, Piala Konfederasi 2009 dan 2013, serta Piala Dunia Junior 2003.

Bahkan, catatannya bisa melampaui Iniesta andai ikut menghitung 3 gelar di kompetisi minor regional Brasil bersama Bahia pada 2001-2002.

3. Lionel Messi (28 gelar)

PAU BARRENA / AFP Pemain Barcelona, Lionel Messi, melakukan selebrasi setelah membobol gawang Deportivo La Coruna pada lanjutan Divisi Primera La Liga di Stadion Camp Nou, 12 Desember 2015.

Status legenda hidup Lionel Messi disertai rekam jejak yang mentereng bersama FC Barcelona. Belum genap berusia 29 tahun, megabintang asal Argentina itu telah mencicipi 28 gelar.

Prestasinya diperinci ke dalam raihan 7 gelar La Liga, 3 Copa del Rey, 6 Piala Super Spanyol, 4 Liga Champions, 3 Piala Super Eropa, 3 Piala Dunia Klub sejak melakoni debut berseragam Barca pada 2004.

Hanya, prestasinya untuk klub tak diimbangi kejayaan buat timnas. Messi baru memberikan Medali Emas Olimpiade 2008 dan gelar Piala Dunia U-20 2005 untuk Argentina.

4. Gerard Pique (27 gelar)

PAU BARRENA/AFP Gerard Pique merayakan gol Barcelona ke gawang Espanyol pada Copa del Rey, Rabu (6/1/2016).

Gerard Pique (29 tahun) lahir satu generasi dengan Messi dengan koleksi gelar total yang tidak berbeda jauh dari sang bintang.

Walau seperti 'numpang lewat' di skuat Manchester United, Pique boleh bangga karena prestasi 1 gelar Premier League, 1 Community Shileld, dan 1 Liga Champions tercantum di daftar riwayat hidupnya selama 2004-2008.

Setelah kembali ke Barcelona, Pique menambah 5 trofi La Liga, 3 Copa del Rey, 4 Piala Super Spanyol, 3 Liga Champions, 3 Piala Super Eropa, dan 3 Piala Dunia Klub.

Nilai plus Pique dibanding Messi ialah prestasi level timnas dengan raihan Piala Dunia 2010, Piala Eropa 2012, dan Piala Eropa U-19 2006. Sederet pencapaian tersebut menelurkan 27 titel di lemari trofi pribadi Pique. (Berry Bagja)

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kronologi Penetapan 6 Tersangka Tragedi Kanjuruhan

Kronologi Penetapan 6 Tersangka Tragedi Kanjuruhan

Sports
Jadwal Omonia Vs Man United, Kesempatan Martial Kembali Jadi Starter

Jadwal Omonia Vs Man United, Kesempatan Martial Kembali Jadi Starter

Liga Lain
Alasan Dirut PT LIB Jadi Tersangka dalam Tragedi Kanjuruhan

Alasan Dirut PT LIB Jadi Tersangka dalam Tragedi Kanjuruhan

Liga Indonesia
Sesal dan Pandangan Gelandang Persib Marc Klok Atas Tragedi Kanjuruhan

Sesal dan Pandangan Gelandang Persib Marc Klok Atas Tragedi Kanjuruhan

Liga Indonesia
BREAKING NEWS: Daftar Tersangka Tragedi Kanjuruhan, Total Ada 6

BREAKING NEWS: Daftar Tersangka Tragedi Kanjuruhan, Total Ada 6

Liga Indonesia
Omonia Vs Man United: Ronaldo dan Pesta Gol ke Gawang Tim Siprus

Omonia Vs Man United: Ronaldo dan Pesta Gol ke Gawang Tim Siprus

Liga Lain
BREAKING NEWS - Dirut PT LIB dan Panpel Arema Tersangka Tragedi Kanjuruhan

BREAKING NEWS - Dirut PT LIB dan Panpel Arema Tersangka Tragedi Kanjuruhan

Sports
TGIPF Bergerak: Temui Pihak Terkait Tragedi Kanjuruhan dan Buka Akses Informasi

TGIPF Bergerak: Temui Pihak Terkait Tragedi Kanjuruhan dan Buka Akses Informasi

Liga Indonesia
Pesan Damai Usai Tragedi Kanjuruhan, 'Mataram Is Love' untuk Stadion Manahan

Pesan Damai Usai Tragedi Kanjuruhan, "Mataram Is Love" untuk Stadion Manahan

Sports
Tragedi Kanjuruhan: Isi Pembicaraan Jokowi dan FIFA, Tak Bahas Sanksi buat Indonesia

Tragedi Kanjuruhan: Isi Pembicaraan Jokowi dan FIFA, Tak Bahas Sanksi buat Indonesia

Liga Indonesia
Sambangi Stadion Kanjuruhan, Pentolan Bonek Utamakan Saling Hormat Sebelum Perdamaian

Sambangi Stadion Kanjuruhan, Pentolan Bonek Utamakan Saling Hormat Sebelum Perdamaian

Liga Indonesia
Silang Pendapat di PSSI soal Tragedi Kanjuruhan

Silang Pendapat di PSSI soal Tragedi Kanjuruhan

Liga Indonesia
Ambisi Eks Klub Irfan Bachdim ke Final Piala Kaisar Jepang

Ambisi Eks Klub Irfan Bachdim ke Final Piala Kaisar Jepang

Liga Indonesia
Kilas Balik Piala Dunia 1978: Argentina Juara di Tengah Kontroversi

Kilas Balik Piala Dunia 1978: Argentina Juara di Tengah Kontroversi

Sports
Madrid vs Shakhtar, Ancelotti: Pemain Seharusnya Tidak Cepat Puas

Madrid vs Shakhtar, Ancelotti: Pemain Seharusnya Tidak Cepat Puas

Liga Champions
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.