Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Berebut Tiket Ke-5 Menuju Liga Champions

Kompas.com - 06/05/2016, 15:22 WIB
Anju Christian

Penulis

KOMPAS.com - Liverpool dan Sevilla dipastikan bertemu pada final Liga Europa di Stadion St Jakob-Park, Basel, Swiss, 18 Mei 2016. Kedua klub sama-sama mengincar "jalan pintas" menuju Liga Champions.

Sebab, Liverpool dan Sevilla sudah mustahil meraih tiket lewat jalur liga. Liverpool tertahan di posisi ke-8 klasemen sementara Premier League, sementara Sevilla cuma menduduki peringkat ke-7 La Liga.

Liga Europa menjadi satu-satunya jalan. Sejak musim 2014-2015, juara di turnamen ini berhak tampil di Liga Champions musim berikutnya.

Ada pula aturan maksimal lima tiket Liga Champions untuk asosiasi setiap negara. Namun, regulasi ini bukanlah hadangan mengingat Atletico Madrid dan Real Madrid selaku finalis sudah mengunci tiket dari jalur liga.

Menilik pengalaman teranyar, Sevilla pantas diunggulkan. Klub berjulukan Los Nervionenses bakal melakoni final ketiga secara beruntun. Dua final sebelumnya berujung trofi untuk klub asuhan Unai Emery.

Emery tidak lantas bersikap jemawa. Dia mewaspadai faktor historis yang menunjukkan Liverpool sebagai tim berbahaya di kompetisi antarklub Eropa.

"Liverpool merupakan tim bersejarah. Ada banyak alasan mereka ingin memenangi kompetisi ini. Sebuah desakan karena kemenangan memberikan Anda akses ke Liga Champions," tutur Emery.

Adapun Liverpool tidak pernah tampil di final kompetisi antarklub Eropa sejak 2007. Namun, Manajer Juergen Klopp enggan merendah.

Menurut dia, klub berjulukan The Reds itu sudah menunjukkan peningkatan dari setiap fase di Liga Europa.

"Pada 2016, tim menunjukkan kemampuan. Hal ini sangat bagus. Sevilla adalah tim kuat, tetapi kami akan mengerahkan kemampuan terbaik untuk klub yang indah ini," ucap Klopp.

Untuk koleksi trofi, Liverpool sudah mengoleksi tiga, sedangkan Sevilla satu kali lebih banyak. Liverpool sekaligus menjadi tim Inggris ketiga yang tampil di final sejak turnamen berubah nama menjadi Liga Europa.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Pelatih Australia Puji Pemain Garuda Muda yang Tampil di Piala Asia Senior

Pelatih Australia Puji Pemain Garuda Muda yang Tampil di Piala Asia Senior

Timnas Indonesia
Hasil Persija Vs Persis 1-0, Macan Kemayoran Mengaum di GBK

Hasil Persija Vs Persis 1-0, Macan Kemayoran Mengaum di GBK

Liga Indonesia
Justin Hubner Datang ke Qatar, Bala Bantuan untuk Timnas U23 Indonesia

Justin Hubner Datang ke Qatar, Bala Bantuan untuk Timnas U23 Indonesia

Timnas Indonesia
Timnas U23 Australia: Ambisi ke Olimpiade, Ganjalan Seperti Garuda Muda

Timnas U23 Australia: Ambisi ke Olimpiade, Ganjalan Seperti Garuda Muda

Internasional
PSSI Pastikan Justin Hubner Akan Bergabung dengan Timnas U23 Indonesia

PSSI Pastikan Justin Hubner Akan Bergabung dengan Timnas U23 Indonesia

Timnas Indonesia
Visi Misi dan Profil Kandidat Pemimpin PWI Jaya 2024-2029 Kesit Budi Handoyo dan Theo Muhamad Yusuf

Visi Misi dan Profil Kandidat Pemimpin PWI Jaya 2024-2029 Kesit Budi Handoyo dan Theo Muhamad Yusuf

Liga Indonesia
Bayern Vs Arsenal, Ambisi Arteta Ciptakan Sejarah di Allianz Arena

Bayern Vs Arsenal, Ambisi Arteta Ciptakan Sejarah di Allianz Arena

Liga Champions
Persib Bandung Vs Persebaya, Laga Dihadiri Penonton, Syarat Dapat Tiket

Persib Bandung Vs Persebaya, Laga Dihadiri Penonton, Syarat Dapat Tiket

Liga Indonesia
Man City Vs Real Madrid, Kata Ancelotti soal Potensi Bahaya Haaland

Man City Vs Real Madrid, Kata Ancelotti soal Potensi Bahaya Haaland

Liga Champions
Hasil Borneo FC Vs Madura United, Pesut Etam Takluk 0-4 di Kandang

Hasil Borneo FC Vs Madura United, Pesut Etam Takluk 0-4 di Kandang

Liga Indonesia
Sikap Persik Usai Kalah Telak 0-7 dan Dituduh Match Fixing

Sikap Persik Usai Kalah Telak 0-7 dan Dituduh Match Fixing

Liga Indonesia
Penjelasan PBSI soal Skuad Indonesia untuk Thomas dan Uber 2024

Penjelasan PBSI soal Skuad Indonesia untuk Thomas dan Uber 2024

Badminton
Luapan Kebanggaan Mbappe Usai Singkirkan Barcelona dari Liga Champions

Luapan Kebanggaan Mbappe Usai Singkirkan Barcelona dari Liga Champions

Liga Champions
Kalah Mengejutkan, Bali United Evaluasi

Kalah Mengejutkan, Bali United Evaluasi

Liga Indonesia
Borneo FC Vs Madura United, Duel Papan Atas dan Energi Positif Usai Libur

Borneo FC Vs Madura United, Duel Papan Atas dan Energi Positif Usai Libur

Liga Indonesia
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com