Versus Real Madrid, Faktor Wasit Bisa Rugikan Manchester City

Kompas.com - 04/05/2016, 18:29 WIB
Wasit Slovenia, Damir Skomina, menjadi pengadil pada laga antara Wolfsburg dan Gent di Volkswagen Arena pada babak 16 besar Liga Champions, 8 Maret 2016. ODD ANDERSEN/AFPWasit Slovenia, Damir Skomina, menjadi pengadil pada laga antara Wolfsburg dan Gent di Volkswagen Arena pada babak 16 besar Liga Champions, 8 Maret 2016.
EditorJalu Wisnu Wirajati

MADRID, KOMPAS.com - Pada pertandingan semifinal kedua Liga Champions antara Real Madrid dan Manchester City di Stadion Santiago Bernabeu, Rabu (4/5/2016), wasit bisa menjadi faktor penentu.

Damir Skomina ditunjuk menjadi pengadil pada pertandingan semifinal tersebut. Wasit ini bisa menjadi "biang" kekalahan Manchester City dari Real Madrid pada laga nanti.

Dilihat dari jumlah kartu yang dikeluarkan Skomina, kedua tim seharusnya tidak terlalu khawatir. Dari empat pertandingan sebagai pengadil, wasit asal Slovenia itu cuma mengeluarkan lima kartu kuning dan cuma terdistribusi dalam dua laga.

Akan tetapi, jika dilihat dari catatan memimpin pertandingan di antara dua tim yang bertanding, kubu Manchester City pantas khawatir.

Skomina merupakan pengadil pada pertandingan antara Manchester City dan Juventus pada pertandingan pertama fase grup di Stadion Etihad, 15 September 2015. Ketika itu, The Citizens - julukan Manchester City - takluk 1-2 dari Juventus.

Berdasar Transfermarkt, wasit kelahiran Koper 39 tahun lalu itu total telah tiga kali memimpin laga yang melibatkan Manchester City. Nahas bagi The Citizens, semua laga ketika dipimpin Skomina berakhir dengan kekalahan.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pada musim 2011-2012, Manchester City kalah 1-2 pada pertandingan fase grup Liga Champions di kandang Napoli. Musim berikutnya, giliran Real Madrid yang membungkam The Citizens di Santiago Bernabeu dengan skor 3-2.

Cerita empat tahun lalu itu akan kembali terjadi pada musim ini. Melihat faktor sejarah itu, The Citizens pantas khawatir karena Real Madrid punya persentase menang lebih tinggi pada laga yang dipimpin Skomina.

Dari enam laga di Liga Champions ketika dipimpin Skomina, Real Madrid mempunyai rekor 4 kemenangan - termasuk saat menjamu Manchester City - dan 2 kali mengalami kekalahan.

Dari dua kekalahan Real Madrid itu, salah satunya terjadi di kandang sendiri. Pada babak 16 besar Liga Champions 2014-2015, Los Blancos - julukan Real Madrid - kalah 3-4 dari Schalke. Hal ini tentu bisa menjadi modal keyakinan The Citizens untuk pertandingan malam nanti.


Rekor Real Madrid ketika dipimpin Skomina

15/09/2010 Real Madrid 2-0 Ajax Amsterdam
16/03/2011 Real Madrid 3-0 Olympique Lyon
18/09/2012 Real Madrid 3-2 Manchester City
08/04/2014 Borussia Dortmund 2-0 Real Madrid
16/09/2014 Real Madrid 5-1 FC Basel
10/03/2015 Real Madrid 3-4 Schalke 04

Rekor Manchester City ketika dipimpin Skomina

22/11/2011 Napoli 2-1 Manchester City
18/09/2012 Real Madrid 3-2 Manchester City
15/09/2015 Manchester City 1-2 Juventus



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Euro 2020 - Sinar Terang Para Pemain Tepi Pertahanan

Euro 2020 - Sinar Terang Para Pemain Tepi Pertahanan

Sports
Bela Spanyol di Euro 2020, Alvaro Morata Yakin Tak Jadi Raja Offside

Bela Spanyol di Euro 2020, Alvaro Morata Yakin Tak Jadi Raja Offside

Internasional
Profil Jude Bellingham, Pemain Termuda yang Tampil di Euro

Profil Jude Bellingham, Pemain Termuda yang Tampil di Euro

Sports
Pahlawan Belanda, Dumfries Sempat Frustrasi dan Bukan Aksi Terbaik

Pahlawan Belanda, Dumfries Sempat Frustrasi dan Bukan Aksi Terbaik

Internasional
Profil Marquinhos, Jenderal Lini Belakang Brasil di Copa America 2021

Profil Marquinhos, Jenderal Lini Belakang Brasil di Copa America 2021

Sports
Italia Disebut seperti Chelsea, Ada N’Golo Kante Versi Gli Azzurri

Italia Disebut seperti Chelsea, Ada N’Golo Kante Versi Gli Azzurri

Internasional
Hasil Brasil Vs Venezuela, Neymar Bawa Tim Samba Berpesta 3 Gol

Hasil Brasil Vs Venezuela, Neymar Bawa Tim Samba Berpesta 3 Gol

Internasional
5 Hal Menarik dari Laga Hujan Gol Belanda Vs Ukraina di Euro 2020

5 Hal Menarik dari Laga Hujan Gol Belanda Vs Ukraina di Euro 2020

Internasional
Inggris Menang Laga Perdana Euro, Atensi untuk Sterling-Kalvin Phillips

Inggris Menang Laga Perdana Euro, Atensi untuk Sterling-Kalvin Phillips

Internasional
Profil David Alaba, Pemain Serba Bisa Timnas Austria di Euro 2020

Profil David Alaba, Pemain Serba Bisa Timnas Austria di Euro 2020

Sports
Klasemen Grup C Euro 2020 - Bungkam Ukraina, Belanda Tempel Austria

Klasemen Grup C Euro 2020 - Bungkam Ukraina, Belanda Tempel Austria

Internasional
5 Fakta Kemenangan Inggris atas Kroasia, Liverpool dan Man United Ikut Terseret

5 Fakta Kemenangan Inggris atas Kroasia, Liverpool dan Man United Ikut Terseret

Internasional
Profil Denzel Dumfries, Bek Sayap Eksplosif Belanda yang Siap Bersinar di Euro 2020

Profil Denzel Dumfries, Bek Sayap Eksplosif Belanda yang Siap Bersinar di Euro 2020

Sports
Hasil Lengkap Euro 2020 - Belanda Menang Dramatis, Inggris Lepas Kutukan

Hasil Lengkap Euro 2020 - Belanda Menang Dramatis, Inggris Lepas Kutukan

Internasional
French Open 2021, Petenis Ceko Barbora Krejcikova Raih Gelar Ganda

French Open 2021, Petenis Ceko Barbora Krejcikova Raih Gelar Ganda

Sports
komentar di artikel lainnya
Close Ads X