Kompas.com - 07/04/2016, 08:49 WIB
Pelatih Wolfsburg, Dieter Hecking, memberi instruksi kepada para pemainnya dalam laga kontra Real Madrid di Volkswagen Arena, Rabu (6/4/2016). ODD ANDERSEN/AFPPelatih Wolfsburg, Dieter Hecking, memberi instruksi kepada para pemainnya dalam laga kontra Real Madrid di Volkswagen Arena, Rabu (6/4/2016).
EditorJalu Wisnu Wirajati

WOLFSBURG, KOMPAS.com - Klub asal Jerman, VfL Wolfsburg, membuat kejutan dengan mengalahkan Real Madrid 2-0 pada perempat final pertama Liga Champions di Volkswagen Arena, Rabu (6/4/2016) atau Kamis dini hari WIB. Dieter Hecking, pelatih Wolfsburg, mulai berani menatap semifinal.

Wolfsburg menang berkat gol Ricardo Rodriguez melalui titik putih pada menit ke-18 dan Max Arnold, tujuh menit berselang. Gol itu menjadi kejelian Hecking dalam menerapkan strategi serangan balik.

Berdasar laporan UEFA, Wolfsburg hanya memiliki 42 persen penguasaan bola dan 10 tembakan berbanding 21 tembakan milik Real Madrid. Akan tetapi, Wolfsburg punya 6 tembakan tepat sasaran berbanding tiga milik tim tamu.

"Kemenangan ini merupakan apresiasi untuk tim dan suporter. Inilah yang saya inginkan," kata Hecking, seusai laga seperti dilansir dari situs resmi UEFA.

""Kami kami ingin Real Madrid gugup. Kami berjuang, berjuang, bekerja keras, dan memiliki keberuntungan untuk mendapatkan kemenangan yang saya rasa pantas ini," tuturnya lagi.

Salah satu kunci kesuksesan Wolfsburg, menurut Hecking, adalah pemilihan komposisi pemain di lini depan. Dia tidak memasang Bas Dost sebagai striker, melainkan Andrea Schuerrle dan memainkan Bruno Henrique yang biasanya sebagai cadangan di pos sayap kanan.

"Henrique merupakan salah satu pemain kunci. Kami ingin membuat kejutan kepada Real Madrid dalam pemilihan pemain. Henrique bermain baik dalam menyerang dan membantu pertahanan," kata dia.

Dengan kemenangan 2-0 di kandang sendiri, Wolfsburg punya kesempatan besar untuk lolos ke semifinal. Padahal, tampil di perempat final Liga Champions juga merupakan kali pertama klub berjulukan Die Wolfe itu.

"Kemarin, saya melihat wajah kalian (para jurnalis) dan tak ada yang percaya ketika saya katakan akan kalahkan Real Madrid. Namun, Anda lihat sekarang, tak ada hal mustahil di sepak bola," ujar Hecking.

"Kami berada dalam posisi bagus. Namun, masih ada pertandingan di Madrid. Kami akan berjuang menunjukkan performa gagah berani untuk mencapai prestasi yang tak dibayangkan orang-orang. Saya ingin tim ini ke semifinal," ujar mantan polisi itu.

Pertandingan perempat final kedua akan dilakukan di Stadion Santiago Bernabeu pada 12 April. Untuk lolos, Wolfsburg hanya perlu terhindar dari kekalahan dengan selisih lebih dari dua gol atau setidaknya memanfaatkan gol tandang.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X