Kompas.com - 24/03/2016, 08:47 WIB
Manajer Liverpool, Juergen Klopp (kiri), memberikan ucapan selamat kepada striker Liverpool, Christian Benteke, usai pertandingan melawan Crystal Palace di Selhurst Park, Minggu (6/3/2016). Liverpool menang 2-1 berkat gol penalti Benteke pada masa injury time. GLYN KIRK/AFPManajer Liverpool, Juergen Klopp (kiri), memberikan ucapan selamat kepada striker Liverpool, Christian Benteke, usai pertandingan melawan Crystal Palace di Selhurst Park, Minggu (6/3/2016). Liverpool menang 2-1 berkat gol penalti Benteke pada masa injury time.
EditorJalu Wisnu Wirajati

LIVERPOOL, KOMPAS.com - Striker Liverpool, Christian Benteke, merasa dianaktirikan oleh manajer Juergen Klopp. Striker berusia 25 tahun itu jarang sekali dipercaya tampil penuh bersama The Reds.

Hingga pekan ke-31 Premier League, Benteke telah memainkan 25 pertandingan. Namun, hanya 12 di antaranya mantan striker Aston Villa itu dipercaya sebagai pemain inti.

Sejak awal 2016, Benteke tidak pernah dipercaya bermain penuh oleh Klopp. Padahal, dirinya adalah pemain termahal yang didatangkan The Reds pada awal musim ini dari Villa seharga 32,5 juta poundsterling (Rp 608 miliar).

Dalam 16 pertandingan terakhir, Benteke hanya lima kali dipercaya tampil sebagai pemain inti oleh Klopp. Salah satu hal yang memengaruhi tergesernya posisi Benteke adalah kesembuhan Daniel Sturridge dari cedera.

Jelang pertandingan babak perempat final Liga Europa menghadapi Borussia Dortmund, Benteke mengaku semakin merasa diabaikan oleh Klopp.

"Beberapa rekan sempat mengatakan bahwa saya sangat beruntung dengan kedatangan Klopp karena pasti akan lebih banyak kesempatan bermain," ucap Benteke seperti dilansir dari Voetbalmagazine, Rabu (23/3/2016).

"Ketika pelatih mengatakan akan membawa saya ke Dortmund dan kemudian mengabaikan, hal itu sangat sulit untuk dipahami," ujarnya.

Juara Southampton 3-2 Liverpool: Sempat Tertinggal 2 Gol

Penampilan Benteke disebut tidak cocok dengan harapan Klopp, yaitu menekan lawan secara ketat dan terus menerus atau gegenpressing. Namun, Benteke mengatakan dirinya bisa memainkan strategi tersebut.

"Saya merasa aneh. Saya tidak mengerti mengapa orang mengatakan demikian. Saya bisa menerapkan permainan menekan dan lebih banyak bergerak. Permainan yang kami terapkan tidak sama dengan gaya Barcelona," kata Benteke.

"Pada Januari 2016 saya masih tidak berpikir untuk pergi meninggalkan klub dan saya masih memiliki keinginan untuk sukses di Liverpool. Kami akan melihat kondisi yang ada pada akhir musim," tuturnya.

Dalam beberapa pekan terakhir, banyak tersiar kabar bahwa Benteke menjadi incara beberapa klub besar Eropa. Klub seperti Juventus, Internazionale Milan, dan West Ham United sempat dikaitkan dengan anggota timnas Belgia itu. (Verdi Hendrawan) 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber Juara.net
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.