Akibat Ketiduran, Bendtner Harus Bayar Denda Per Menit

Kompas.com - 16/03/2016, 18:40 WIB
Striker VfL Wolfsburg, Nicklas Bendtner. AFP PHOTO / CHRISTOF STACHEStriker VfL Wolfsburg, Nicklas Bendtner.
|
EditorJalu Wisnu Wirajati

WOLFSBURG, KOMPAS.com — Penyerang VfL Wolfsburg, Nicklas Bendtner, harus membayar mahal kecerobohannya saat ketiduran.

Penyerang asal Denmark tersebut telat menghadiri latihan karena ketiduran. Alhasil, dia harus menerima denda. Uniknya, Wolfsburg memberikan denda sebesar 50 euro per menit.

Lantaran telat selama 45 menit, Bendtner harus membayar total denda sebesar 2.250 euro atau sekitar Rp 33 juta.

"Saya ketiduran. Saya bahkan mengabaikan alarm jam. Ini kesalahan saya," ujar Bendtner.

Pelatih Wolfsburg, Dieter Hecking, menilai Bendtner pantas menerima hukuman.

"Ini tidak bisa ditoleransi karena setiap kesalahan selalu ada konsekuensi," tutur Hecking.

Penyerang berusia 28 tahun tersebut bergabung dengan Wolfsburg pada 2014. Musim ini, dia tampil dalam 19 pertandingan, meskipun lebih sering tampil sebagai pengganti.

Dia kalah bersaing dengan penyerang asal Belanda, Bas Dost, dan striker Jerman, Max Kruse. Menurut kabar yang beredar, Bendtner akan meninggalkan Wolfsburg pada akhir musim ini. 

Juara Pemain Terbaik Pekan Ke-30 Premier League

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Sumber Daily Mail
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dua Pemain Arema FC Dinyatakan Reaktif Usai Rapid Test

Dua Pemain Arema FC Dinyatakan Reaktif Usai Rapid Test

Liga Indonesia
Bambang Pamungkas Jadi 'Tukang Cat' selama Wabah Virus Corona

Bambang Pamungkas Jadi "Tukang Cat" selama Wabah Virus Corona

Liga Indonesia
RD Tanggapi soal Pendapatnya yang Berseberangan dengan Madura United

RD Tanggapi soal Pendapatnya yang Berseberangan dengan Madura United

Liga Indonesia
Yanto Basna Beberkan Penyebab Timnas Indonesia 'Seret' Gelar Juara

Yanto Basna Beberkan Penyebab Timnas Indonesia "Seret" Gelar Juara

Liga Indonesia
Kondisi Keuangannya Kian Membebani, Spurs Pinjam Duit ke Bank

Kondisi Keuangannya Kian Membebani, Spurs Pinjam Duit ke Bank

Liga Inggris
Dayen Gentenaar: Saya Dengar PSSI Cari Pemain Naturalisasi di Piala Dunia U-20

Dayen Gentenaar: Saya Dengar PSSI Cari Pemain Naturalisasi di Piala Dunia U-20

Liga Indonesia
Petinggi NBA Sepakat Lanjutkan Kompetisi Mulai 31 Juli 2020

Petinggi NBA Sepakat Lanjutkan Kompetisi Mulai 31 Juli 2020

Sports
Akibat Tindakan Rasialisme, Tyson Fury Jadi Arogan demi Dapat Pengakuan

Akibat Tindakan Rasialisme, Tyson Fury Jadi Arogan demi Dapat Pengakuan

Sports
Pelatih Bali United Setuju Liga Dilanjutkan, asalkan...

Pelatih Bali United Setuju Liga Dilanjutkan, asalkan...

Liga Indonesia
Jadwal Bundesliga Pekan Ke-30, Rintangan Berat Menanti Bayern Muenchen

Jadwal Bundesliga Pekan Ke-30, Rintangan Berat Menanti Bayern Muenchen

Bundesliga
Taufik Hidayat: Jika Dilahirkan Kembali, Saya Pilih Sekolah

Taufik Hidayat: Jika Dilahirkan Kembali, Saya Pilih Sekolah

Sports
Ungguli Liverpool, Chelsea Dikabarkan Sepakati Klausul Pembelian Timo Werner

Ungguli Liverpool, Chelsea Dikabarkan Sepakati Klausul Pembelian Timo Werner

Liga Inggris
Anti dengan Minuman Alkohol, Cristiano Ronaldo Pernah Sedikit Mabuk

Anti dengan Minuman Alkohol, Cristiano Ronaldo Pernah Sedikit Mabuk

Sports
Taufik Hidayat: Menjadi Atlet Bulu Tangkis Hanya Punya 2 Pilihan

Taufik Hidayat: Menjadi Atlet Bulu Tangkis Hanya Punya 2 Pilihan

Sports
Kurva Covid-19 di Indonesia Belum Melandai, tapi Sepak Bola Harus Tetap Menghidupi

Kurva Covid-19 di Indonesia Belum Melandai, tapi Sepak Bola Harus Tetap Menghidupi

Liga Indonesia
komentar di artikel lainnya
Close Ads X