Kompas.com - 13/03/2016, 19:49 WIB
Penjaga gawang Bayern Muenchen, Manuel Neuer, melakukan pemanasan menjelang partai kontra Augusburg pada lanjutan Bundesliga di Stadion Allianz Arena, 12 September 2015. CHRISTOF STACHE/AFPPenjaga gawang Bayern Muenchen, Manuel Neuer, melakukan pemanasan menjelang partai kontra Augusburg pada lanjutan Bundesliga di Stadion Allianz Arena, 12 September 2015.
|
EditorJalu Wisnu Wirajati

MUENCHEN, KOMPAS.com - Penjaga gawang Bayern Muenchen, Manuel Neuer, menyoroti kekuatan Juventus dan sosok Gianluigi Buffon menjelang partai kedua babak 16 besar Liga Champions di Stadion Allianz Arena, Rabu (16/3/2016).

Pada pertemuan pertama di Juventus Arena, 23 Februari 2016, Bayern bermain imbang 2-2. Die Rotten sempat unggul 2-0 melalui gol Thomas Mueller dan Arjen Robben, tetapi mampu dibalas Juve melalui Paulo Dybala dan Stefano Sturaro.

Meski skor 2-2 tersebut sangat menguntungkan bagi Bayern, Neuer berpendapat timnya tidak layak disebut favorit.

Bayern saat ini berada dalam performa dan kepercayaan diri yang baik usai menang 5-0 atas Werder Bremen di Bundesliga, Sabtu (12/3/2016). Namun, Neuer merasa hasil tersebut tidak bisa dijadikan patokan menghadapi Juventus.

"Kami bukan favorit, meskipun berhasil terhindar dari kekalahan di leg pertama. Kedua tim akan bermain sangat terbuka pada leg kedua, tetapi jangan pernah berpikir bahwa keberhasilan kami menang melawan Bremen hanya sebagai latihan," ucap Neuer kepada La Gazzetta dello Sports.

"Mulai besok kami akan fokus kepada Juve. Kami juga bukan bermain untuk Josep Guardiola, melainkan Bayern," ujarnya merujuk kemungkinan trofi Liga Champions sebagai persembahan terakhir jelang Guardiola gabung ke Manchester City.

Selain berbicara soal pertandingan, Neuer juga tidak lupa mengucapkan selamat kepada Gianluigi Buffon, yang baru melewati catatan clean sheet Dino Zoff.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Buffon tampil sangat impresif ketika Juventus menang 1-0 atas Sassuolo pada lanjutan Serie A di Juventus Arena, Jumat (11/3/2016). Hasil tersebut membuat gawang Buffon tak kebobolan selama 926 menit, menggeser raihan Zoff dalam daftar clean sheet terlama dengan torehan 903 menit.

"Selamat! Saya belum melihat pertandingan mereka melawan Sassuolo, tetapi hasilnya telah menunjukkan kualitas Juventus," kata Neuer.

Buffon butuh 4 menit lagi untuk menjadi pemain dengan catatan clean sheet terlama di Serie A. Status tersebut saat ini masih milik Sebastiano Rossi, kiper AC Milan pada 1990-an, dengan catatan waktu 929 menit.  (Verdi Hendrawan)

Juara Everton 2-0 Chelsea: Gol Lukaku dan Kartu Merah Costa

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Sumber Juara.net
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Everton Vs Arsenal - Akhiri Masa Seret Gol, Aubameyang?

Everton Vs Arsenal - Akhiri Masa Seret Gol, Aubameyang?

Liga Inggris
Gerakan Mencium Lutut dengan Kaki Selonjor untuk Melatih Kelenturan

Gerakan Mencium Lutut dengan Kaki Selonjor untuk Melatih Kelenturan

Sports
Jadwal Liga 1 - PSM Makassar Vs Persija Jakarta, Persib Vs Persebaya

Jadwal Liga 1 - PSM Makassar Vs Persija Jakarta, Persib Vs Persebaya

Liga Indonesia
Daftar 16 Wakil Indonesia di Kejuaraan Dunia 2021, Marcus/Kevin Hadir

Daftar 16 Wakil Indonesia di Kejuaraan Dunia 2021, Marcus/Kevin Hadir

Badminton
Persib Stabil di Tiga Besar, Robert Alberts Bicara Kans Juara Liga 1

Persib Stabil di Tiga Besar, Robert Alberts Bicara Kans Juara Liga 1

Liga Indonesia
Hasil Sidang Komdis PSSI, Jandia Eka Putra Dihukum karena Salah Kostum

Hasil Sidang Komdis PSSI, Jandia Eka Putra Dihukum karena Salah Kostum

Liga Indonesia
Piala AFF 2020, Laga Singapura Vs Myanmar Catatkan Jumlah Penonton Terbanyak

Piala AFF 2020, Laga Singapura Vs Myanmar Catatkan Jumlah Penonton Terbanyak

Sports
Syarat Barca dan Milan Lolos ke 16 Besar Liga Champions, Menang atau Terbuang

Syarat Barca dan Milan Lolos ke 16 Besar Liga Champions, Menang atau Terbuang

Liga Champions
Ada Berapa Cabang Olahraga dalam Atletik?

Ada Berapa Cabang Olahraga dalam Atletik?

Sports
Bukan Liga 1, PT LIB Pastikan Uji Coba Penonton Mulai Digelar di Liga 2

Bukan Liga 1, PT LIB Pastikan Uji Coba Penonton Mulai Digelar di Liga 2

Liga Indonesia
Permutasi Grup E Liga Champions, Tugas Barcelona Sangat Berat

Permutasi Grup E Liga Champions, Tugas Barcelona Sangat Berat

Liga Champions
Cabang Olahraga Atletik Kategori Lempar

Cabang Olahraga Atletik Kategori Lempar

Sports
5 Fakta Jelang Matchday 6 Liga Champions, Barcelona Gagal ke 16 Besar?

5 Fakta Jelang Matchday 6 Liga Champions, Barcelona Gagal ke 16 Besar?

Liga Champions
Piala AFF 2020: Timnas Indonesia Incar Start Apik untuk Hapus Tren Buruk

Piala AFF 2020: Timnas Indonesia Incar Start Apik untuk Hapus Tren Buruk

Liga Indonesia
Permutasi Grup B Liga Champions: AC Milan, Porto, dan Atletico Berebut Tiket Terakhir

Permutasi Grup B Liga Champions: AC Milan, Porto, dan Atletico Berebut Tiket Terakhir

Liga Champions
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.