Pengalaman Pesepak Bola Eropa Saksikan Gerhana Matahari

Kompas.com - 09/03/2016, 09:06 WIB
Mamadou Sakho menyaksikan gerhana matahari sebelum sesi latihan Liverpool di Melwood, 20 Maret 2015. LIVERPOOLMamadou Sakho menyaksikan gerhana matahari sebelum sesi latihan Liverpool di Melwood, 20 Maret 2015.
|
EditorJalu Wisnu Wirajati

KOMPAS.com — Masyarakat Eropa sudah lebih dulu menyaksikan gerhana matahari total, yaitu pada 20 Maret 2015. Para pesepak bola di Benua Biru turut menikmati penampakannya.

Contohnya adalah pemain Bayern Muenchen. Pelatih Josep Guardiola memberikan sedikit waktu luang sebelum sesi latihan agar para pemain bisa menyaksikan gerhana.

Hal ini dimanfaatkan oleh para pemain, seperti Franck Ribery, Thomas Mueller, Mario Goetze, dan Arjen Robben. Mereka menggunakan kacamata gerhana untuk melihat langit. Namun, Guardiola tidak turut serta.

Para pemain Liverpool tak mau ketinggalan. Lucas Leiva, Lazar Markovic, Dejan Lovren, Mamadou Sakho, dan Fabio Borini ikut menyaksikan sebelum menjalani sesi latihan di Melwood.

LIVERPOOL Lucas Leiva menyaksikan gerhana matahari sebelum sesi latihan Liverpool di Melwood, 20 Maret 2015.

Momen gerhana matahari total tahun lalu juga diabadikan oleh Manchester City. Pihak klub merekam proses gerhana yang terlihat dari Stadion Etihad.

Gerhana matahari total tahun lalu hanya terlihat di Atlantik Utara, Samudra Arktik, Greenland, Islandia, Irlandia, Inggris, Kepulauan Faroe, dan Norwegia utara.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X