Kompas.com - 08/03/2016, 13:58 WIB
Pelatih AS Roma, Luciano Spalletti, melakoni jumpa pers menjelang laga kontra Real Madrid pada leg pertama babak 16 besar Liga Champions di Stadion Olimpico, Rabu (17/2/2016). ALBERTO PIZZOLI/AFPPelatih AS Roma, Luciano Spalletti, melakoni jumpa pers menjelang laga kontra Real Madrid pada leg pertama babak 16 besar Liga Champions di Stadion Olimpico, Rabu (17/2/2016).
|
EditorJalu Wisnu Wirajati

MADRID, KOMPAS.com - Pelatih AS Roma, Luciano Spalletti, memberikan misi mustahil untuk para pemainnya, yaitu lolos ke babak perempat final Liga Champions.

Roma dituntut membalikkan ketinggalan agregat 0-2 dari Real Madrid pada leg kedua babak 16 besar Liga Champions di Stadion Santiago Bernabeu, Selasa (8/3/2016).

Catatan sejarah menghadang I Giallorossi. Tidak ada tim yang mampu membalikkan kekalahan 0-2 pada partai pertama sejak Liga Champions 1996-1997.

"Setiap orang yang melakukan pekerjaan ini memiliki tuntutan besar. Saya pun selalu meminta tim untuk melakukan sesuatu yang mustahil," kata Spalletti.

"Kami tidak boleh menunjukkan mentalitas lemah dengan bermain untuk kalah. Apabila berpikir seperti itu, mereka bahkan tidak perlu berlatih," ucap sang pelatih.

Untuk lolos, Roma harus mencetak minimal tiga gol. Namun, Spalletti meminta para pemain untuk tidak terlalu terbebani dengan syarat tersebut.

"Apabila semua membicarakan keharusan mencetak tiga gol, ini menjadi sulit. Padahal, pikiran kami akan berbeda apabila mampu mencetak gol pertama," ucap Spalletti.

Kemenangan di Santiago Bernabeu sebenarnya bukan barang langka untuk I Giallorossi. Mereka sempat meraihnya pada 5 Maret 2008 dan 30 Oktober 2002.

Juara AS Roma 4-1 Fiorentina: Sihir Messi dari Mesir
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.