Kompas.com - 12/02/2016, 06:35 WIB
EditorJalu Wisnu Wirajati


DOHA, KOMPAS.com
- Timothy Weah, putra striker legendaris tim nasional Liberia yang pernah membela Paris Saint-Germain dan AC Milan, George Weah, mulai menarik perhatian di level usia muda. Dia membuktikan diri tak kalah tajam dari sang ayah. 

Pemain bernama lengkap Timothy Tarpeh Weah yang baru berusia 15 tahun itu membukukan 5 gol saat membela timnya, PSG U-17, saat melawan Shanghai Shenhua di Al Kass International Cup pada pekan lalu.

Penyerang lincah tersebut mencatatkan hat-trick pada setengah jam pertama laga. Dia menambah dua gol lagi pada babak kedua.

Menurut situs resmi PSG, Weah Jr sudah bergabung dengan PSG sejak 2014. Menariknya, kendati sang ayah merupakan kelahiran Monrovia, Liberia, 49 tahun lalu, Timothy memilih membela negeri tanah kelahirannya, Amerika Serikat.

Weah Junior lahir di New York, Amerika Serikat pada 22 Februari 2000. Sang remaja sudah memperkuat timnas junior AS di kategori umur U-14 sejak 2012.

Ia pun mengakui bahwa popularitas sang ayah tak akan menghalanginya untuk menjadi dirinya sendiri.

"Ke mana pun saya pergi bersama ayah, semua akan bilang 'Oh, itu George Weah,'" tutur Timothy kepada Soccer America, tiga tahun silam.

"Ayah saya jelas salah satu pemain terhebat dunia dan saya ingin mengikuti jejaknya. Namun, saya juga ingin terkenal sebagai Timothy Weah dan populer karena diri saya sendiri," ujar dia melanjutkan.

USA until I die this will be the only country I represent and I will definitely bring home a World Cup with this nation...

Posted by Timothy Weah on Thursday, 28 January 2016

George Weah adalah salah satu pesepak bola asal Afrika paling terkenal sepanjang masa. Dia pernah mendapat gelar Pemain Terbaik FIFA dan Ballon d'Or.

Weah senior terpilih sebanyak tiga kali sebagai Pemain Terbaik Afrika dan pada 2004 ia masuk daftar 100 Pemain Terbaik Dunia yang masih hidup.

Selama 14 tahun karier George Weah, ia meraih sejumlah gelar bergengsi bersama AS Monaco, Paris Saint-Germain, AC Milan, dan Chelsea.

Aksi paling terkenal Weah salah satunya adalah saat mencetak gol ke gawang Verona pada 1996-1997. Ia membobol gawang lawan setelah berlari membawa bola dari kotak penalti AC Milan. (Firzie Idris) 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Link Live Streaming BWF World Tour Finals 2022 Hari Ini, Mulai Pukul 11.00 WIB

Link Live Streaming BWF World Tour Finals 2022 Hari Ini, Mulai Pukul 11.00 WIB

Badminton
Aji Santoso Beri Penjelasan Persebaya Kesulitan Bikin Gol dari Situasi Open Play

Aji Santoso Beri Penjelasan Persebaya Kesulitan Bikin Gol dari Situasi Open Play

Liga Indonesia
Perempat Final Piala Dunia 2022: Brasil Tim Paling Menakutkan tetapi Kroasia Tak Gentar

Perempat Final Piala Dunia 2022: Brasil Tim Paling Menakutkan tetapi Kroasia Tak Gentar

Internasional
Profil Goncalo Ramos, Cetak Hat-trick Saat Gantikan Cristiano Ronaldo

Profil Goncalo Ramos, Cetak Hat-trick Saat Gantikan Cristiano Ronaldo

Internasional
Piala Dunia 2022, Final Impian Messi Vs Ronaldo Masih Terjaga

Piala Dunia 2022, Final Impian Messi Vs Ronaldo Masih Terjaga

Internasional
Samsul Arif Sudah Siapkan Satu Kado Pernikahan untuk Pemilik Persis Solo

Samsul Arif Sudah Siapkan Satu Kado Pernikahan untuk Pemilik Persis Solo

Liga Indonesia
Jadwal Siaran Langsung BWF World Tour Finals 2022, Jonatan Vs Ginting

Jadwal Siaran Langsung BWF World Tour Finals 2022, Jonatan Vs Ginting

Badminton
Kronologi Diego Michiels Pukul Michael Krmencik pada Laga Persija Vs Borneo FC

Kronologi Diego Michiels Pukul Michael Krmencik pada Laga Persija Vs Borneo FC

Liga Indonesia
Portugal Vs Swiss, Ronaldo 530 Menit Tanpa Gol di Fase Gugur Piala Dunia

Portugal Vs Swiss, Ronaldo 530 Menit Tanpa Gol di Fase Gugur Piala Dunia

Internasional
Maroko Vs Spanyol: Tersingkir karena Kalah Adu Penalti Cara yang Paling Kejam

Maroko Vs Spanyol: Tersingkir karena Kalah Adu Penalti Cara yang Paling Kejam

Internasional
Bagan Perempat Final Piala Dunia 2022: Kans Argentina Vs Brasil di 4 Besar

Bagan Perempat Final Piala Dunia 2022: Kans Argentina Vs Brasil di 4 Besar

Internasional
Portugal Vs Swiss, Ronaldo Cetak Sejarah Baru dari Bangku Cadangan

Portugal Vs Swiss, Ronaldo Cetak Sejarah Baru dari Bangku Cadangan

Internasional
Jadwal Perempat Final Piala Dunia 2022: Belanda Vs Argentina, Inggris Vs Perancis

Jadwal Perempat Final Piala Dunia 2022: Belanda Vs Argentina, Inggris Vs Perancis

Internasional
Jadwal BWF World Tour Finals 2022 Hari Ini: Jonatan Christie Vs Anthony Ginting

Jadwal BWF World Tour Finals 2022 Hari Ini: Jonatan Christie Vs Anthony Ginting

Badminton
Ironi Spanyol di Piala Dunia 2022: Perintah Latihan 1.000 Penalti Tak Berguna

Ironi Spanyol di Piala Dunia 2022: Perintah Latihan 1.000 Penalti Tak Berguna

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.