Kompas.com - 07/02/2016, 06:21 WIB
Manajer Leicester City, Claudio Ranieri, berbincang dengan Manajer Everton, Roberto Martinez, pada lanjutan Premier League kedua tim di Stadion Goodison Park, 19 Desember 2015. PAUL ELLIS / AFPManajer Leicester City, Claudio Ranieri, berbincang dengan Manajer Everton, Roberto Martinez, pada lanjutan Premier League kedua tim di Stadion Goodison Park, 19 Desember 2015.
|
EditorJalu Wisnu Wirajati

MANCHESTER, KOMPAS.com - Manajer Leicester City, Claudio Ranieri, menilai timnya berlari melebihi banteng usai membungkam Manchester City 3-1 di Stadion Etihad pada Sabtu (2/6/2016).

Ranieri menang berkat brace Robert Huth dan satu gol Riyad Mahrez. Gol hiburan tuan rumah dibukukan oleh Sergio Aguero. 

Kini, Leicester duduk nyaman di puncak klasemen dengan koleksi 53 poin. Mereka unggul 6 angka dari saingan terdekat, City.

"Ini gila. Para pemain bermain sangat bagus. Kami tidak pernah takut," kata Ranieri kepada BT Sport, seperti dikutip dari BBC Sport.

"Kami mencetak gol di awal dan tidak mudah untuk mempertahankan konsentrasi, tetapi kami terus berkonsentrasi karena kami menghormati Manchester City," ucapnya.

Eks arsitek Chelsea ini melanjutkan, "Kami telah bekerja keras. Sekarang, penting bagi para pemain untuk istirahat, karena kami menghabiskan banyak energi. Terkadang, kami berlari melebihi banteng."

"Kami bermain dalam setiap pertandingan seolah-olah itu adalah pertandingan terakhir. Sekarang kami sangat, sangat percaya diri dan kami mulai berpikir tentang laga penting lawan Arsenal. Kami siap untuk ke sana," tuturnya.

Pria berusia 64 tahun ini mengungkapkan tidak ada yang dapat menebak siapa juara Liga Inggris musim ini.

"Kami bermain sangat, sangat kompak dan percaya semuanya mungkin. Kami bermain tanpa tekanan karena kami tidak harus memenangi liga. Kami harus menikmatinya," ujar peraih penghargaan Manajer Premier League Terbaik pada November 2015 itu.

"Saya ingin menunggu sampai akhir April karena saya tahu pertandingan terakhir sangat sulit. Ini adalah momen fantastis untuk Premier League, tidak ada yang tahu siapa yang bisa menang," ucapnya.


Selanjutnya, pasukan Ranieri akan bertandang ke markas Arsenal di Stadion Emirates pada Minggu (14/2/2016). The Foxes terakhir kali menang di kandang The Gunners pada 1973. Menarik ditunggu kejutan ke depan dari Riyad Mahrez dkk. (Septian Tambunan)



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Rashford Merasa 'Terkekang' Semasa Dilatih Jose Mourinho

Rashford Merasa "Terkekang" Semasa Dilatih Jose Mourinho

Liga Inggris
Juventus Sedang Kritis, Bagaimana Nasib Pirlo dan Ronaldo?

Juventus Sedang Kritis, Bagaimana Nasib Pirlo dan Ronaldo?

Liga Italia
Mengapa Jersey Utama Manchester City Berwarna Biru Langit?

Mengapa Jersey Utama Manchester City Berwarna Biru Langit?

Sports
Kritik Pedas pada Wacana Perubahan Regulasi yang Bikin Gaduh

Kritik Pedas pada Wacana Perubahan Regulasi yang Bikin Gaduh

Liga Indonesia
Daftar 14 Tim Penghancur Juventus di Stadion Allianz, AC Milan Lakon Terbaru

Daftar 14 Tim Penghancur Juventus di Stadion Allianz, AC Milan Lakon Terbaru

Liga Italia
Meski Peluang Menipis, Barcelona Belum Menyerah Kejar Titel Liga Spanyol

Meski Peluang Menipis, Barcelona Belum Menyerah Kejar Titel Liga Spanyol

Liga Spanyol
Ranking BWF, Marcus/Kevin dkk 'Gagal' Buru Poin Usai Malaysia Open Ditunda

Ranking BWF, Marcus/Kevin dkk "Gagal" Buru Poin Usai Malaysia Open Ditunda

Badminton
Gara-gara Hal Ini, Solskjaer Dibilang Tak Percaya dengan Paul Pogba

Gara-gara Hal Ini, Solskjaer Dibilang Tak Percaya dengan Paul Pogba

Liga Inggris
Edinson Cavani Perpanjang Kontrak di Man United sampai 2022

Edinson Cavani Perpanjang Kontrak di Man United sampai 2022

Liga Inggris
Juventus Terancam Lenyap dari Serie A jika Tak Mundur dari Super League

Juventus Terancam Lenyap dari Serie A jika Tak Mundur dari Super League

Liga Italia
Ketika Legenda MotoGP Diminta Bujuk Valentino Rossi agar Pensiun...

Ketika Legenda MotoGP Diminta Bujuk Valentino Rossi agar Pensiun...

Motogp
Sapri Pantun Meninggal Dunia, Sempat Dukung Persija Sebelum Final Piala Menpora

Sapri Pantun Meninggal Dunia, Sempat Dukung Persija Sebelum Final Piala Menpora

Liga Indonesia
Ingin Atasi Stunting demi Cetak Atlet Berprestasi, Menpora Teken MoU dengan BKKBN

Ingin Atasi Stunting demi Cetak Atlet Berprestasi, Menpora Teken MoU dengan BKKBN

Sports
Persaingan Liga Spanyol Memanas, Barcelona Butuh Keajaiban untuk Juara

Persaingan Liga Spanyol Memanas, Barcelona Butuh Keajaiban untuk Juara

Liga Spanyol
Usai Dibuat Malu AC Milan, Juventus Tetap Setia kepada Andrea Pirlo

Usai Dibuat Malu AC Milan, Juventus Tetap Setia kepada Andrea Pirlo

Liga Italia
komentar di artikel lainnya
Close Ads X